10 Daerah Jabar-Jateng Sepakat Dukung Bandara Kertajati, Intip 9 Poin Kesepatakannya
Seli Andina Miranti July 26, 2026 08:44 PM

Laporan Adhim Mubaroq

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Sebanyak 10 pemerintah kabupaten/kota di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah menyiapkan sembilan kesepakatan strategis untuk mendukung pengembangan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. 

Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama mengoptimalkan peran Kertajati sebagai pusat konektivitas, logistik, hingga penggerak ekonomi kawasan.

Manager Corporate Secretary PT BIJB, Imam Rasyidin, mengatakan kesepakatan tersebut akan menjadi landasan kerja sama antardaerah dalam memperkuat keberadaan Bandara Kertajati.

Baca juga: 10 Kepala Daerah Bersatu Dukung BIJB Kertajati, DPRD Majalengka: Aset Warga Jabar

"Insya Allah pada 27 Juli nanti ada 10 kabupaten/kota di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah yang akan mendeklarasikan dukungan penuh kepada Bandara Kertajati," kata Imam.

Menurut Imam, dukungan itu bukan hanya bersifat simbolis. Masing-masing daerah juga berkomitmen mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki agar aktivitas di Bandara Kertajati semakin berkembang. 

Imam menilai, kolaborasi tersebut menunjukkan semakin kuatnya dukungan daerah terhadap keberlangsungan Bandara Kertajati. 

Menurutnya, kemajuan bandara tidak hanya berdampak pada sektor transportasi udara, tetapi juga akan memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi, investasi, pariwisata, hingga pengembangan wilayah di kawasan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Dalam dokumen kesepakatan bersama, terdapat sembilan ruang lingkup kerja sama yang akan dijalankan. 

Baca juga: Bandara Husein Direaktivasi, BIJB Jadi Bengkel Hercules, Pengamat: Pemerintah Tak Punya Strategi

  • Pertama, meningkatkan konektivitas transportasi udara dan aksesibilitas daerah anggota KUNCI BERSAMA menuju maupun dari Bandara Kertajati.
  • Kedua, mengembangkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta mempromosikan destinasi unggulan di masing-masing daerah.
  • Ketiga, memperkuat pengembangan logistik dan layanan kargo bagi komoditas unggulan, termasuk hasil pertanian, perikanan, dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
  • Keempat, mendorong investasi serta pengembangan kawasan ekonomi bandar udara atau Aerocity Kertajati sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
  • Kelima, memfasilitasi pergerakan penumpang, termasuk meningkatkan layanan keberangkatan jemaah haji dan umrah melalui Bandara Kertajati.
  • Keenam, mempromosikan potensi daerah, produk unggulan, dan peluang investasi guna menarik lebih banyak investor.
  • Ketujuh, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kebandarudaraan, pariwisata, dan ekonomi daerah.
  • Kedelapan, mempercepat digitalisasi dan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat.
  • Kesembilan, memperkuat pertukaran data dan informasi antardaerah sebagai dasar penyusunan kebijakan dan pengembangan kawasan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.