Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sebagai bentuk pengabdian pada tanah kelahiran, Gerakan Mahasiswa Pegunungan Seram Utara (GEMAPENUSETARA) kembali ke kampung halaman menanamkan semangat belajar bagi anak-anak di pelosok Pegunungan Seram Utara.
Melalui program kunjungan ke sekolah-sekolah yang telah menjadi agenda tahunan organisasi sejak 2022, para kader GEMAPENUSETARA turun langsung mengajar siswa dan memberikan motivasi pendidikan, pada Sabtu (26/7/2026).
Kegiatan itu kembali dilaksanakan awal di SD Negeri 344 Kaloa, Kabupaten Maluku Tengah.
Di depan puluhan siswa mereka mengajarkan dan menanamkan ingatan bahwa pendidikan merupakan jalan untuk mengubah masa depan.
Mantan Ketua Umum GEMAPENUSETARA, Simon Maloy, mengatakan program tersebut lahir dari kepedulian anak anak Pegunungan Seram Utara terhadap kondisi pendidikan di daerah asal mereka.
“Tujuan kami bukan hanya memberikan bantuan. Kami ingin adik-adik memahami betapa pentingnya pendidikan sebagai bekal membangun Pegunungan Seram Utara di masa depan,“ katanya kepada TribunAmbon.com Minggu (26/7/2026).
Lebih lanjut diterangkan, para kader memberikan pengajaran sederhana kepada siswa, mulai dari membaca, mengenal huruf, hingga berhitung.
“Kami ingin hadir sebagai kakak bagi mereka. Kami mengajar hal-hal dasar seperti membaca dan berhitung, sekaligus memberikan motivasi agar mereka tetap semangat bersekolah meski berada di daerah pegunungan,” ujarnya.
Baca juga: Dua Hari Dicari, Penyelam Pemanah Ikan di Tanimbar Ditemukan Meninggal 150 Meter dari Lokasi Hilang
Baca juga: Kronologi Kebakaran di Batu Meja Ambon, Hanguskan Empat Kios dan Satu Rumah Warga
Program Rutin Menjangkau Sekolah Pegunungan
Simon menjelaskan, kegiatan serupa tidak berhenti di SD Negeri 344 Kaloa.
Sepanjang bulan ini, GEMAPENUSETARA targetkan program itu menjangkau sekolah lain di kawasan Pegunungan Seram Utara.
Program itu akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan kader organisasi yang berasal dari berbagai negeri di kawasan pegunungan.
“Kami menargetkan kegiatan ini berjalan rutin selama bulan ini di berbagai sekolah di Pegunungan Seram Utara. Ini merupakan bentuk pengabdian kami kepada daerah asal,“ katanya.
Dirinya menambahkan sejak pertama kali dijalankan 2022, program pendidikan itu selalu menjadi agenda tahunan organisasi dan terus dipertahankan hingga sekarang.
Guru Sambut Positif
Kunjungan GEMAPENUSETARA mendapat sambutan positif dari para guru SD Negeri 344 Kaloa.
Salah satunya Guru PPPK Mona Notanubun mengapresiasi kepedulian para mahasiswa yang rela kembali ke daerah pegunungan untuk berbagai ilmu dan memberikan motivasi kepada anak anak.
Menurutnya perhatian seperti ini sangat berarti bagi sekolah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan fasilitas pendidikan.
Ia berharap gerakan tersebut dapat terus berlanjut dan mampu menginspirasi lebih banyak anak muda asal Pegunungan Seram Utara untuk ikut membangun daerah melalui pendidikan.
Backround Singkat GEMAPENUSETARA
GEMAPENUSETARA merupakan singkatan dari Gerakan Mahasiswa Pegunungan Seram Utara.
Organisasi kepemudaan itu berdiri sejak 26 April 2015.
Organisasi ini menghimpun mahasiswa dan pemuda yang berasal dari 12 Negeri di Pegunungan Seram Utara, yakni Huaulu, Roho, Kanike, Dusun Selumena, Maraina,Manusela, Hatuolo, Elemata, Kaloa, Kabauhari, Maneu, Solea.
Tak ada akses transportasi yang full menuju desa satu ke desa lainnya. Hanya satu cara, berjalan kaki puluhan kilo dan berhari-hari tuk menghubungkan desa-desa mereka.
Karena itu bagi mereka, kembali ke kampung buka hanya soal pulang, melainkan bentuk pengabdian nyata untuk membangun daerah yang telah membesarkan mereka.
Setiap kegiatan yang dilakukan selalu diarahkan pada penguatan sumber daya manusia, terutama sektor pendidikan. Sebab mereka komitmen bahwa hanya pendidikan yang mampu melepaskan diri dari keterpurukan. (*)