Sutrimo Tewas di Halaman Klinik Jaksel, Polisi Bicara Kabar Korban Diduga Karumga Eks Jampidsus
Ferdinand Waskita Suryacahya July 26, 2026 09:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Pria bernama Sutrimo ditemukan tewas di halaman klinik kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Kamis (23/7/2026).

Sutrimo lalu dibawa menggunakan ambulans menuju RS Muhammadiyah Taman Puring.

Namun, Pihak rumah sakit menerangkan bahwa Sutrimo tiba dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Heboh di Media Sosial

Kabar penemuan mayat tersebut membuat geger media sosial.

Narasi yang disampaikan akun medsos Instagram @kementerian_kurangajar menyebut korban diduga Kepala Rumah Tangga (Karumga) Eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Keterangan di akun itu menyebut korban sempat menelepon kerabat mengeluh sakit pada 23 Juli 2026 pukul 06.37 WIB.

Saat disusul ke lokasi, korban sudah tidak sadarkan diri, kondisi korban mengeluarkan busa dari mulut dan hidung.

Penjelasan Polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut terkait profesi korban saat ini masih proses penyeldikan.

"Masih didalami," ungkapnya dikutip dari Tribunnews.com, Senin (26/7/2026).

Kombes Budi menerangkan informasi awal, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Saudara Sutrimo semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Kombes Budi.

Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama Polres Metro Jakarta Selatan melakukan penyelidikan untuk mendalami informasi dan rangkaian peristiwa tersebut.

Penyelidik kekinian mengumpulkan bahan keterangan serta melakukan klarifikasi terhadap pihak keluarga, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, dan pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut. 

Rekam medis, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal ditemukannya almarhum, serta informasi lain yang berkaitan juga sedang didalami.

“Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh. Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum,” jelasnya.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

"Perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan lebih lanjut secara proporsional setelah diperoleh fakta yang dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya. 

Penampakan TKP

Lokasi TKP Sutrimo tewas yakni klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan disebut sudah lama tidak beroperasi. 

Dari luar, kondisi klinik itu terlihat terbengkalai. 

Dikutip dari Kompas.com, gerbang klinik yang bewarna hitam itu dalam keadaan tertutup rapat dan terkunci pada Minggu (26/7/2026).

Area di dalamnya hanya dapat dilihat dari balik pagar. 

Di halaman klinik, daun-daun kering tampak berserakan. Di sela-sela paving block juga tumbuh rumput liar dan tanaman kecil yang menandakan area tersebut sudah lama tidak terawat. 

Meski demikian, di dalam halaman masih terlihat sebuah sepeda motor Yamaha Mio berwarna hitam dengan pelat nomor A 4412 NA terparkir. 

Kondisi bangunan klinik juga tampak rusak di beberapa bagian. 

Plafon pada bagian depan terlihat hancur di dua titik, sementara cat pada dinding bangunan mulai memudar.

Namun, tiga lampu yang terpasang di halaman klinik masih menyala meski kondisi bangunan tampak tidak terurus. 

Pada bagian atas gedung masih terpasang papan nama bertuliskan "Mordent Aesthetic Clinic", yang merupakan nama klinik tempat Sutrimo ditemukan meninggal dunia. 

Sementara itu, terlihat seorang petugas yang mengenakan pakaian polisi dan terdapat tulisan babinkamtibmas pada lengan kirinya, tengah berjaga di depan klinik tersebut. 

Kompas.com juga telah berupaya dan menanyakan terkait kabar tewasnya Sutrimo ke warga sekitar, mereka kompak menjawab tidak mengetahui peristiwanya. 

Namun, menurut warga, klinik tersebut diketahui sudah lama tak beroperasi. 

"Kurang tahu kalau kabar itu, saya mah di dalam warung aja. Sudah lama tutup," ujar warga setempat, Aziz, bukan nama sebenarnya saat ditemui di lokasi. 

Tetapi Aziz mengaku tidak mengetahui secara pasti sejak kapan klinik itu tutup.

Berita Lainnya

  • Baca juga: Bentrok Maut Antar Kelompok di Menteng Makan Korban, 1 Orang Tewas Usai Dievakuasi dari TKP

  • Baca juga: KONDISI Bentrok Maut di Menteng: Gerobak Nasi Kuning Jadi Saksi Bisu, Kaca Berserakan

  • Baca juga: Daftar 23 Titik di Bogor Rawan Bentrok Viking dan The Jak: Polisi Siaga, Pengaman Super Ketat

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.