TRIBUNNEWS.COM – Persaingan mendapatkan tanda tangan Bradley Barcola dipastikan semakin memanas setelah pemain sayap Paris Saint-Germain (PSG) itu dikabarkan menolak memperpanjang kontraknya.
Situasi tersebut menjadi kabar baik bagi Liverpool dan Arsenal yang sejak lama mengincar jasa pemain internasional Prancis tersebut.
Menurut laporan L'Equipe, Barcola telah memutuskan untuk tidak melanjutkan negosiasi kontrak baru dengan PSG meski masa baktinya di Parc des Princes masih tersisa dua tahun.
Keputusan tersebut membuat masa depan pemain berusia 23 tahun itu menjadi tanda tanya besar sekaligus menempatkan PSG pada posisi sulit.
Klub ibu kota Prancis itu kini dihadapkan pada dua pilihan, yakni menjual Barcola pada bursa transfer musim panas ini atau mempertahankannya dengan risiko nilai transfernya terus menurun seiring semakin dekatnya masa habis kontrak.
Situasi tersebut langsung dimanfaatkan sejumlah klub elite Eropa yang terus memantau perkembangan sang pemain.
Liverpool menjadi tim yang disebut berada di posisi terdepan dalam perburuan Barcola.
Menurut Daily Mail, The Reds menjadikan pemain sayap asal Prancis itu sebagai target utama untuk memperkuat lini depan.
Kehadiran Barcola diproyeksikan menjadi bagian dari regenerasi sektor serang Liverpool, terlebih klub masih mencari sosok yang mampu menjadi penerus Mohamed Salah dalam jangka panjang.
Selain Liverpool, Arsenal juga belum menyerah memburu tanda tangan Barcola.
Manajer Mikel Arteta dikabarkan menginginkan tambahan pemain yang memiliki kecepatan, kreativitas, dan kemampuan bermain di kedua sisi sayap guna meningkatkan variasi serangan The Gunners musim depan.
Baca juga: Tanggal Penutupan Bursa Transfer Musim Panas 2026, Liga Inggris Tutup Paling Awal
Namun, upaya Liverpool maupun Arsenal dipastikan tidak akan berjalan mudah.
PSG dikabarkan memasang banderol sekitar 120 juta euro (sekitar Rp2,4 triliun) untuk melepas Barcola, angka yang berpotensi menjadikannya salah satu transfer termahal pada bursa musim panas ini.
Selain dua klub Premier League tersebut, Bayern Munchen dan Chelsea juga terus memantau situasi Barcola.
Meski begitu, laporan menyebutkan bahwa Barcola telah menolak peluang bergabung dengan Chelsea sehingga peluang The Blues untuk mendapatkan jasanya mulai menipis.
Di tengah ketidakpastian masa depan Barcola, PSG juga mulai menyiapkan langkah antisipasi.
Juara bertahan Liga Champions itu dikabarkan meningkatkan ketertarikan terhadap wonderkid RB Leipzig, Yan Diomande, sebagai calon pengganti apabila Barcola benar-benar hengkang.
Sayangnya, Yan Diomande lebih memilih pindah ke Real Madrid dengan mahar 100 juta euro (sekitar Rp2 triliun), dan kabarnya hanya tinggal menunggu waktu untuk pengumumannya.
Hingga kini belum ada keputusan final mengenai masa depan Barcola.
Namun, dengan negosiasi kontrak yang terhenti dan ketertarikan sejumlah klub besar Eropa, saga transfer pemain berusia 23 tahun itu diperkirakan akan menjadi salah satu cerita paling menarik pada bursa transfer musim panas ini.
(Tribunnews.com/Ali)