Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Zubir | Kota Langsa
SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA – Tim gabungan menghentikan sementara pencarian Muhammad Amin, nelayan asal Gampong Lhok Banie, Kecamatan Langsa Barat, yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di alur sungai Gampong Simpang Lhee, Minggu (26/7/2026) malam.
Koordinator Pos SAR Langsa, Budi Darmawan, mengatakan hingga pukul 23.30 WIB korban belum berhasil ditemukan sehingga operasi pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pada Senin (27/7/2026) pagi.
"Tim tiba kembali di posko sekitar pukul 23.30 WIB dengan hasil masih nihil setelah melakukan penyisiran sejak pukul 19.30 WIB," ujarnya kepada Serambinews.com.
Dalam operasi malam itu, tim gabungan melakukan penyisiran menggunakan dua unit rubber boat milik Pos SAR Langsa dan BPBD Kota Langsa, serta lima perahu nelayan menuju Last Known Position (LKP) atau titik terakhir keberadaan korban.
Pencarian akan kembali dilanjutkan oleh Tim SAR Pos Langsa bersama BPBD Kota Langsa, nelayan setempat, serta personel TNI dan Polri.
Baca juga: Hingga Malam Tim SAR Pos Langsa dan Nelayan Susuri Sungai Cari Nelayan Hilang
BPBD Kota Langsa Kerahkan Personel
BPBD Kota Langsa turut bergabung dalam operasi pencarian dengan mengerahkan 15 personel, terdiri atas 10 orang yang terlibat langsung dalam penyisiran dan lima orang bersiaga di posko.
Selain itu, BPBD juga menurunkan satu unit rubber boat dan menyiapkan 15 pelampung untuk mendukung operasi pencarian.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Langsa, Dr. Muhammad Yusuf Akbar, MKM, mengatakan pemerintah terus bergerak cepat dalam penanganan darurat demi memastikan keselamatan masyarakat.
"Hingga pukul 22.00 WIB proses pencarian masih dilakukan, terutama di sekitar aliran arus tempat perahu korban terakhir ditemukan," katanya.
BPBD bersama Tim SAR juga berkoordinasi dengan nelayan setempat serta terus memantau kondisi cuaca dan arus laut selama proses pencarian berlangsung.
Muhammad Yusuf Akbar mengimbau para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut dengan mengenakan pelampung (life jacket), memberi tahu keluarga mengenai lokasi tujuan, mengecek prakiraan cuaca sebelum berangkat, serta membawa telepon seluler dan menyimpan nomor layanan darurat.
Baca juga: Cari Nelayan Hilang, BPBD Kota Langsa Ikut Bergabung dengan SAR Pos Langsa
Perahu Ditemukan Tanpa Korban
Muhammad Amin (42), warga Gampong Lhok Banie, dilaporkan hilang setelah sampan bermesin miliknya ditemukan terapung di alur Sungai Simpang Lhee, tepatnya di antara Sungai Paoh Pauh dan Kuala Langsa, sekitar pukul 16.30 WIB, Minggu.
Korban diketahui berangkat mencari ikan sekitar pukul 05.00 WIB. Namun hingga sore hari ia tidak kunjung kembali.
Nelayan yang menemukan perahu korban tidak melihat Muhammad Amin di lokasi sehingga langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Menindaklanjuti laporan itu, Pos SAR Langsa segera mengerahkan tujuh personel beserta satu unit rubber boat dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Gampong Simpang Lhee untuk melakukan penyisiran di sepanjang alur sungai.
"Hingga malam ini tim bersama nelayan setempat masih menelusuri alur sungai di lokasi ditemukannya perahu korban. Semoga korban dapat segera ditemukan," ujar Budi Darmawan.