Fadila Bangkit Melawan Keterbatasan, Terima Kursi Roda dari Pendamping Sosial Lingga
Mairi Nandarson July 27, 2026 01:07 PM

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Pendamping Sosial Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, mengadakan kegiatan motivasi kepada pelajar di SMKN 1 Singkep, Senin (27/7/2026).

Kegiatan itu sekaligus penyerahan alat bantu berupa kursi roda kepada seorang siswi penyandang disabilitas.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran guru, siswa, serta orang tua wali siswa. 

Pendamping Sosial Kabupaten Lingga, Diah Fitriyani Akhir, menyampaikan pesan penting tentang kesetaraan, kemandirian, dan semangat pantang menyerah.

"Adik-adik hebat di SMKN 1 Singkep, keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi. Dengan semangat, keterampilan, dan dukungan kita bersama, semua bisa berkarya dan membanggakan Kabupaten Lingga," ujar Diah.

Fadila, penerima kursi roda, menjadi sosok penting bagi rekannya di sana.

Siswi baru asal Kampung Baru, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep itu, mampu bangkit berkat semangat belajarnya.

Dengan kaki yang tak mampu berjalan sejak lahir, Fadila tak menganggap itu sebagai kelemahannya.

Melainkan menjadi motivasinya untuk terus bangkit, dan bisa hadir menjadi siswa baru di antara ratusan siswa SMKN 1 Singkep.

Meski begitu, Fadila tampak selalu tersenyum, dengan teman-teman terdekat yang hadir di lingkungan sekolahnya.

Dijelaskan Pendamping Sosial, Diah juga menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan setiap anak, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan dan kehidupan sosial.

Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan bantuan alat bantu kursi roda secara simbolis kepada salah satu siswa SMKN 1 Singkep.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu mobilitas siswa dalam beraktivitas belajar di sekolah.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan dialog hangat antara pendamping, guru, dan siswa.

Diharapkan melalui kegiatan ini, tumbuh kesadaran bahwa perbedaan adalah kekuatan dan semua anak berhak mendapat kesempatan yang sama untuk maju.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Singkep, Zusmar Erfyn Tulus, menjelaskan bahwa saat ini sekolah belum mempunyai pembangunan jalur landai bagi penyandang disabilitas.

Menurutnya, jalur itu sangat dibutuhkan khusus bagi Fadila, untuk menunjang aktivitas pendidikannya di lingkungan sekolah.

Meski begitu, pihaknya juga berupaya membuatkan jalur sementara, agar sarana di lingkungan, bisa memudahkan aktivitas penyandang disabilitas.

Seperti akses jalur landai untuk memudahkan Fadila, bergerak dan bermain ke setiap sudut sekolah.

"Saat ini Fadila diangkat teman-temannya ketika sedang istirahat, karena di depan kelas ada selokan dan belum ada jalur landai," katanya.

( tribunbatam.id/febriyuanda )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.