Rapor Pelatih Timnas Indonesia di Sejarah Piala AFF, John Herdman Berburu Awal & Akhir Sempurna
Arif Tio Buqi Abdulah July 27, 2026 01:57 PM

TRIBUNNEWS.COM - Inilah rapor hasil yang pernah ditorehkan oleh pelatih yang pernah menangani Timnas Indonesia di ajang Piala AFF.

Sejak turnamen Piala AFF pertama kali digelar tahun 1996 di Singapura, hingga terakhir dihelat pada edisi 2024, nasib Timnas Indonesia rutin mengalami crash.

Bagaimana tidak, skuad Garuda belum pernah sekalipun bisa mengakhiri turnamen Piala AFF dengan predikat juara sampai saat ini.

Dari total 15 edisi Piala AFF yang telah digelar di berbagai negara kawasan ASEAN, Timnas Indonesia selalu gagal juara di setiap edisinya.

Padahal, Timnas Indonesia dapat dikatakan sudah cukup sering menjadi langganan final di turnamen yang digelar tiap dua tahun sekali ini.

Hanya saja pada kenyataannya, Timnas Indonesia selalu gagal juara, sekalipun sudah merasakan enam kali final turnamen.

Berkaca dari hal itu, membawa Timnas Indonesia menjadi juara Piala AFF memang bukan perkara mudah.

Dan tugas itulah yang bakal menjadi tantangan John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.

Baca juga: Nasib Justin Hubner untuk Piala AFF 2026 Masih Tanda Tanya, Cetak Gol Bersama Fortuna Sittard

Sebagai pelatih yang pernah merasakan sensasi Piala Dunia saat melatih Kanada di 2022, John Herdman jelas akan merasakan sensasi berbeda karena ia untuk pertama kalinya bakal merasakan atmosfer Piala AFF sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Awal dan akhir yang bagus tentu menjadi target utama yang ingin dicapai oleh pelatih asal Inggris tersebut.

Laga Timnas Indonesia vs Kamboja yang akan berlangsung di Stadion Pakansari, Senin (27/7/2026) malam ini, bakal menjadi momen debut John Herdman di Piala AFF.

Kemenangan jelas menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar yang patut diperjuangkan Herdman bersama skuad Timnas Indonesia.

SELEBRASI - Selebrasi Justin Hubner saat membela Timnas Indonesia. - Masuknya Justin Hubner ke skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 memicu spekulasi soal rumor kepindahannya ke klub Super League.
SELEBRASI - Selebrasi Justin Hubner saat membela Timnas Indonesia. - Masuknya Justin Hubner ke skuad Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026 memicu spekulasi soal rumor kepindahannya ke klub Super League. (Instagram Justin Hubner)

Menilik data sejarah yang telah dihimpun Tribunnews, ada satu fakta menarik yang perlu diketahui sebelum membahas soal rapor pelatih Timnas Indonesia saat berkompetisi di Piala AFF.

Adapun fakta menarik tersebut ialah sekalipun pelatih tersebut mampu mempersembahkan kemenangan kepada Timnas Indonesia pada laga pertama Piala AFF, hal itu seringkali tidak memberikan jaminan soal hasil yang bakal ditorehkan skuad Garuda di akhir kompetisi.

Ada beberapa pelatih yang tercatat pernah menorehkan hal tersebut pada masa kepelatihannya.

Contohnya saat Peter White menjalani periode kedua melatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2007.

Pada edisi tersebut, Peter White memang sempat mampu membawa Garuda menang telak dengan skor 3-1 atas Laos.

Namun, nasib Timnas Indonesia justru berakhir tragis di akhir turnamen, lantaran Garuda gagal lolos dari babak penyisihan grup edisi tersebut.

Ada pula momen yang pernah diciptakan Timnas Indonesia saat melakoni Piala AFF pada tahun 1996, 2004, dan 2010.

Pada masing-masing edisi tersebut, Timnas Indonesia kompak menang dengan skor beringas atas lawannya di matchday pembuka Piala AFF.

Edisi 1996 yang menjadi debut Danurwindo melatih Timnas Indonesia, Garuda menang telak 5-1 atas Laos di laga perdana.

Sayangnya, Danurwindo hanya bisa menyelesaikan turnamen dengan membawa Timnas Indonesia menempati peringkat empat saja.

Sepuluh tahun berselang, gantian Peter White yang mempersembahkan kemenangan enam gol tanpa balas melawan Laos tahun 2004.

Lagi-lagi, Timnas Indonesia gagal di momen kritis perebutan gelar, yang mana Peter White akhirnya cuma bisa membawa Garuda jadi runner-up.

Yang paling memorable tentu saat Alfred Rield hampir bisa mengakhiri kutukan Timnas Indonesia di Piala AFF, pada tahun 2010 silam.

Mampu memenangkan laga pertama dengan kemenangan telak atas Malaysia selaku rival abadi Garuda dengan skor 5-1 di kandang sendiri, Timnas Indonesia era Alfred Rield justru tumbang secara tragis di tangan lawan yang sama pada laga puncak perebutan gelar.

Melihat berbagai momen crash tersebut, Herdman tentu benar-benar ingin menciptakan awal sekaligus akhir yang sempurna bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026.

Bersaing dengan Kamboja, Timor Leste dan Vietnam di Grup A, perjuangan Garuda untuk bisa mencapai podium tertinggi turnamen akan dipertaruhkan oleh hasil dari setiap laga yang dijalani Timnas Indonesia.

So, layak dinanti apakah John Herdman benar-benar menjadi sosok yang tepat untuk membawa Timnas Indonesia berjaya di Piala AFF edisi kali ini?

Rincian Laga Debut Masing-Masing Pelatih Timnas Indonesia:

1. Danurwindo (Piala Tiger 1996)

Laga Debut: Indonesia 5–1 Laos (2 September 1996)

Catatan: Memimpin Indonesia di edisi perdana turnamen ASEAN, Debutnya ditandai kemenangan telak atas Laos di Singapore National Stadium.

Akhir Turnamen: Peringkat Keempat

2. Rusdy Bahalwan (Piala Tiger 1998)

Laga Debut: Indonesia 3–0 Filipina (27 Agustus 1998)

Catatan: Membawa Garuda mengawali penyisihan grup dengan kemenangan meyakinkan atas Filipina di Vietnam.

Akhir Turnamen: Peringkat Ketiga

3. Nandar Iskandar (Piala Tiger 2000)

Laga Debut: Indonesia 3–0 Filipina (6 November 2000)

Catatan: Melakoni laga perdana di Thailand dan sukses meraih kemenangan 3 gol tanpa balas.

Akhir Turnamen: Runner-up

4. Ivan Venkov Kolev (Piala Tiger 2002)

Laga Debut: Indonesia 0–0 Myanmar (15 Desember 2002)

Catatan: Pelatih Bulgaria ini menjadi pelatih asing pertama yang menangani Indonesia di Piala AFF. Laga pertamanya di GBK berakhir tanpa gol.

Akhir Turnamen: Runner-up

5. Peter Withe (Piala Tiger 2004)

Laga Debut: Indonesia 6–0 Laos (7 Desember 2004)

Catatan: Mengawali kiprahnya dengan kemenangan terbesar (6-0) di laga debut pelatih Timnas pada ajang ini. Vietnam. 

Akhir Turnamen: Runner-up 

6. Benny Dollo (Piala AFF 2008)

Laga Debut: Indonesia 3–0 Myanmar (5 Desember 2008)

Catatan: Memimpin Garuda di kandang sendiri (SUGBK) dan membuka langkah grup dengan kemenangan mantap.

Akhir Turnamen: Semifinal

7. Alfred Riedl (Piala AFF 2010)

Laga Debut: Indonesia 5–1 Malaysia (1 Desember 2010)

Catatan: Debut legendaris mendiang Alfred Riedl yang ditandai comeback spektakuler usai tertinggal lebih dulu di GBK. (Riedl kembali menjadi pelatih kepala pada edisi 2014 dan 2016).

Akhir Turnamen: Runner-up

8. Nil Maizar (Piala AFF 2012)

Laga Debut: Indonesia 2–2 Laos (25 November 2012)

Catatan: Menangani Timnas di tengah situasi dualisme sepak bola nasional, laga pembukanya di Bukit Jalil berakhir imbang dramatis.

Akhir Turnamen: Fase Grup

9. Bima Sakti (Piala AFF 2018)

Laga Debut: Singapura 1–0 Indonesia (9 November 2018)

Catatan: Menjadi satu-satunya pelatih Timnas Indonesia yang menelan kekalahan pada laga debutnya di Piala AFF.

Akhir Turnamen: Fase Grup

10. Shin Tae-yong (Piala AFF 2020)

Laga Debut: Indonesia 4–2 Kamboja (9 Desember 2021)

Catatan: Melakoni debut AFF dengan meraih kemenangan elit. (Shin Tae-yong berlanjut mendampingi tim pada edisi 2022 dan 2024).

Akhir Turnamen: Runner-up

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.