TRIBUNTRENDS.COM - Pria bernama Sutrimo ditemukan meninggal dunia di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi mulut dan hidung mengeluarkan busa, sehingga peristiwa tersebut langsung menjadi perhatian publik.
Identitas Sutrimo turut menjadi sorotan setelah beredar narasi di media sosial yang menyebut dirinya diduga merupakan kepala rumah tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Klaim tersebut diunggah oleh akun Instagram @kementerian_kurangajar disertai sejumlah foto yang disebut berkaitan dengan kejadian itu.
Salah satu unggahan memperlihatkan tangkapan layar CCTV di RS Muhammadiyah Taman Puring, sementara foto lainnya menunjukkan kondisi korban saat ditemukan telah meninggal dunia.
Meski demikian, informasi yang beredar di media sosial tersebut masih menjadi perbincangan publik.
Berdasarkan kronologi yang beredar, Sutrimo sempat menghubungi seorang kerabat pada pagi hari sekitar pukul 06.37 WIB untuk mengeluhkan kondisi kesehatannya.
Tak lama setelah itu, korban ditemukan tidak sadarkan diri di halaman klinik sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Berikut kronologi lengkap penemuan jasad pria yang disebut-sebut sebagai ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah tersebut.
Baca juga: Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Meninggal, Mulut Berbusa, Siapa Pemesan Ambulans?
Sutrimo ditemukan tewas di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026).
Sebelum tewas, Sutrimo disebut sempat menelpon kerabat mengeluh sakit sekitar pukul 06.37 WIB.
Setelah itu, korban dilarikan ke rumah sakit RS. Muhammadiyah Taman puring di Jl. Gandaria 1 No.20, RT.1/RW.2, Kramat Pela, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan.
Namun, korban tiba di RS. Muhammadiyah Taman Puring sudah dalam keadaan meninggal Dunia.
Pada saat tiba di RS. Muhammadiyah Taman Puring, korban diturunkan dari ambulance dan menggunakan tempat tidur dorong (brankar) dengan seluruh tubuh sudah tertutup kain.
Baca juga: Ditahan, Febrie Adriansyah Mengaku Dikriminalisasi, KPK Bantah: Kami Tidak Melihat Kejanggalan
Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama Polres Metro Jakarta Selatan mengaku tengah melakukan penyelidikan untuk mendalami informasi dan rangkaian peristiwa tersebut.
Melansir Tribunnews.com, penyelidik kekinian mengumpulkan bahan keterangan serta melakukan klarifikasi terhadap pihak keluarga, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, dan pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut belum bisa menyimpulkan terkait penyebab kematian korban.
“Polda Metro Jaya menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Saudara Sutrimo semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Kombes Budi.
“Penyelidikan dilakukan secara profesional, hati-hati, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh fakta secara utuh. Karena prosesnya masih berjalan, kami belum dapat menyimpulkan penyebab kematian almarhum,” jelasnya.
"Perkembangan hasil penyelidikan akan disampaikan lebih lanjut secara proporsional setelah diperoleh fakta yang dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya.
Kombes Budi Hermanto juga menyebut terkait profesi korban saat ini masih proses penyelidikan. Kombes Budi menerangkan informasi awal, Sutrimo ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Masih didalami," ungkapnya.
Baca juga: Ditahan, Febrie Adriansyah Mengaku Dikriminalisasi, KPK Bantah: Kami Tidak Melihat Kejanggalan
Klinik tempat Sutrimo ditemukan tewas pada Kamis (23/7/2026) ternyata disebut sudah lama tidak beroperasi.
Kondisi klinik yang terletak di Jl Kramat Pela No.208 7, RT 11 RW11, Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, tersebut terlihat terbengkalai.
Gerbang klinik berwarna hitam terpantau dalam keadaan tertutup rapat dan terkunci. Bahkan area itu juga terlihat tidak terawat.
Demikianlah kronologi pria diduga ART Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah ditemukan tewas.
(TribunTrends.com/Grid.id)