TRIBUNJAKARTA.COM - Pelarian dua pelaku penembakan terhadap seorang tukang ojek di Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, akhirnya berakhir.
Tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap kedua pelaku di Kecamatan Melinting, Lampung Timur, Sabtu (25/7/2026).
Video penangkapan kedua pelaku tayang di akun Instagram @jatanraspoldametrojaya.
Di video itu memperlihatkan detik-detik anggota kepolisian mendobrak pintu rumah sebelum menciduk keduanya tanpa perlawanan.
Penangkapan tersebut diawali dengan laporan terkait aksi kriminal tersebut.
Tim opsnal Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang dipimpin langsung Kasubdit Jatanras AKBP Abdul Rahim segera melakukan penyelidikan.
Penangkapan ini berhasil setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan, sehingga mendapatkan identitas pelaku.
Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver berwarna silver beserta satu butir peluru kaliber 9 milimeter.
Selanjutnya kedua pelaku berikut barang bukti dibawa ke Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Tukang ojek yang menjadi korban penembakan berusaha menghentikan laju motor pelaku di Jalan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (19/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Peristiwa bermula ketika dua pelaku mencoba mencuri sepeda motor Yamaha RX King milik penghuni indekos di Jalan Salemba Utan Barat RT 08/RW 07, Palmeriam.
Kedua pelaku yang mengenakan helm dan masker itu mengendap-endap masuk ke area indekos dan berusaha membobol kunci kontak motor menggunakan kunci letter T.
Pemilik motor, Ilham Ardiansyah (28), awalnya mengira keduanya merupakan kurir paket.
"Saya kira apa, apa tukang paket atau ibu-ibu di sebelah. Saya intip lah, saya curiga kayaknya tuh apa tukang paket atau apa kan," kata Ilham.
Setelah mengintip dari balik jendela, Ilham melihat kedua pelaku sedang berusaha membobol sepeda motornya.
Merasa motornya hendak dicuri, Ilham langsung menggedor pintu indekos untuk menggagalkan aksi tersebut. Upaya itu berhasil membuat kedua pelaku keluar tanpa sempat membawa kabur Yamaha RX King miliknya.
Namun saat Ilham berusaha mengejar, salah seorang pelaku justru mengacungkan senjata api ke arahnya.
"Saya langsung ditodong sama pelaku yang pakai helm putih. Habis itu langsung saya ngumpet di pilar sini. Kemudian saya spontan lagi, teriak (maling) langsung di depan gerbang," ujarnya.
Teriakan Ilham memancing perhatian warga yang kemudian ikut mengejar kedua pelaku hingga ke Jalan Palmeriam.
Sekitar 200 meter dari lokasi kejadian, seorang pengemudi ojol yang sedang mengantar penumpang menuju apotek mencoba menghadang laju sepeda motor para pelaku.
Saksi mata, Evi Garwati (56), mengatakan korban berdiri di depan motor pelaku untuk menghentikan pelarian mereka.
"Korban berupaya menghalang-halangi motor malingnya. Tiba-tiba pas malingnya lewat langsung bunyi, 'dor' tembakan tuh. Langsung korbannya ambruk, jatuh kena tembak," tutur Evi.
Usai melepaskan tembakan, kedua pelaku langsung tancap gas ke arah Jalan Matraman Raya, sementara korban terkapar akibat mengalami pendarahan.
Warga yang semula mengejar akhirnya mengurungkan niatnya karena mengetahui pelaku membawa senjata api. Korban kemudian dievakuasi ke puskesmas terdekat sebelum dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Pas kejadian korban enggak ngomong apa-apa, enggak pingsan. Cuman langsung jatuh lemas saja. Habis kejadian dari kemarin sudah banyak polisi datang ke sini," kata Evi.