FEB UNNES Perkuat Destination Brand Awareness Wisata melalui Artificial Intelligence
abduh imanulhaq July 27, 2026 02:11 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Semarang (UNNES) melaksanakan kegiatan pengabdian bertajuk "Penguatan Destination Brand Awareness melalui Co-Creation Visual Identity dengan Pemanfaatan Artificial Intelligence" pada Minggu 26 Juli 2026.

Kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi yang didukung penuh oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Semarang.

Tim pengabdian terdiri atas Dr. Wisudani Rahmaningtyas, Arif Wahyu Wirawan, S.Pd., M.Pd., Utami Arsih, S.Pd., M.A., Fahrur Rozi, Ph.D., dan Dr. Hana Netti Purasani serta mahasiswa dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Semarang.

Pelatihan ini diikuti oleh para pengelola media sosial dari berbagai destinasi wisata yang berada di Desa Nyatnyono, yaitu Basecamp Rimbaga sekaligus pengelola Suroloyo Campsite, Puncak Suroloyo, Makam Hasan Munadi dan Sendang Kalimah Toyyibah, serta Kolam Renang Siwarak.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam membangun identitas destinasi yang kuat melalui strategi pemasaran digital berbasis konten kreatif dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

Dalam sesi pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai strategi penyusunan content marketing yang efektif untuk meningkatkan engagement di berbagai platform media sosial.

Selain membahas prinsip-prinsip penyusunan konten yang menarik, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai pemanfaatan Artificial Intelligence untuk membantu menghasilkan ide konten, membuat caption yang persuasif, menyusun kalender konten, hingga menghasilkan visual promosi yang sesuai dengan karakteristik masing-masing destinasi wisata.

Sesi praktik dipandu oleh narasumber Abdul Arif, S.Pd., M.Pd., yang mendampingi peserta secara langsung dalam mengimplementasikan berbagai aplikasi AI untuk menghasilkan konten promosi digital.

Melalui pendampingan tersebut, peserta mempraktikkan proses pembuatan konten mulai dari perencanaan, penyusunan narasi promosi, hingga pengembangan materi visual yang siap dipublikasikan pada media sosial masing-masing destinasi.

Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi.

Diskusi berlangsung secara interaktif, terkait dengan mengenai strategi meningkatkan jangkauan (reach), interaksi pengguna (engagement), serta konsistensi dalam membangun citra destinasi melalui media digital.

Pada sesi praktik, seluruh peserta mampu mengikuti tahapan penggunaan teknologi AI dengan baik dan berhasil menghasilkan contoh konten promosi yang relevan dengan karakteristik destinasi wisata yang mereka kelola.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pengelola destinasi wisata di Desa Nyatnyono mampu mengoptimalkan media sosial sebagai sarana promosi yang lebih efektif, memperkuat identitas visual destinasi secara kolaboratif, serta meningkatkan destination brand awareness sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan dan mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat secara berkelanjutan.(***)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.