Tribunlampung.co.id, Lampung Tengah - Unggahan lama di media sosial milik Dhea Adita Aprilia kembali menjadi sorotan setelah tangkapan layarnya beredar luas dan memicu perhatian publik. Tangkapan layar tersebut memperlihatkan koleksi barang-barang bermerek hingga bukti pembayaran tindakan operasi plastik senilai sekitar Rp67,7 juta.
Baca juga: Patroli Subuh Polres Metro, Perkuat Kamtibmas Melalui Salat Berjamaah dan Dialog
Berdasarkan tangkapan layar yang beredar, Dhea tampak mengunggah koleksi tas mewah, perhiasan, sejumlah kotak belanja dari berbagai merek, serta invoice tindakan operasi plastik tersebut.
Dalam narasi yang beredar di media sosial, Dhea disebut merupakan menantu anggota DPRD Lampung Tengah periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Golkar, Syaifudin. Narasi yang sama juga menyebut Dhea aktif sebagai kader Partai Golkar di Lampung.
Unggahan tersebut turut disertai klaim bahwa suami Dhea memiliki dua dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, hingga kini klaim tersebut belum dapat dikonfirmasi.
Menanggapi ramainya perbincangan tersebut, Anggota DPRD Lampung Tengah Fraksi Partai Golkar, Syaifudin, membenarkan bahwa Dhea merupakan menantunya. Namun, ia mengaku terkejut karena namanya turut dikaitkan dalam isu yang berkembang di media sosial.
"Ya, saya agak kaget. Kenapa bisa serta-merta nama saya dibawa-bawa. Saya juga bingung ada apa, ada muatan apa ini. Kenapa bisa dihubungkan dengan nama saya. Sengaja banget kayak terstruktur," ujar Syaifudin saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2026).
Menurut Syaifudin, setelah mengetahui unggahan tersebut kembali ramai diperbincangkan, ia langsung mengonfirmasi kepada menantunya.
Berdasarkan penjelasan yang diterimanya, foto-foto yang beredar merupakan unggahan lama yang dibuat pada 2022, 2023, atau 2024.
"Itu foto lama semua. Tahun 2023 atau 2024. Sudah lama diposting, kok tiba-tiba sekarang digoreng," katanya.
Ia mempertanyakan alasan unggahan tersebut baru dipersoalkan setelah beberapa tahun berlalu.
"Kalau memang dipersoalkan, kenapa enggak dari awal waktu dia upload? Ini kan sudah beberapa tahun yang lalu, baru dimunculkan sekarang," lanjutnya.
Syaifudin juga menduga ada pihak tertentu yang sengaja menggiring opini publik dengan mengaitkan persoalan tersebut dengan dirinya.
"Kalau itu sudah pasti, ada yang membenturkan nama saya. Saya enggak ngerti apa-apa, tapi tiba-tiba ya begitu," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa putra dan menantunya telah hidup mandiri, memiliki kartu keluarga (KK) sendiri, tidak tinggal serumah dengannya, serta memiliki usaha sendiri untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Saat ditanya mengenai alasan menantunya mengunggah foto-foto tersebut, Syaifudin mengaku tidak mengetahui secara pasti.
"Namanya juga perempuan, biasalah posting. Saya juga enggak paham tujuannya apa," ungkapnya.
Syaifudin juga menyampaikan bahwa sejak unggahan tersebut kembali viral, dirinya dihubungi sejumlah rekan maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang meminta penjelasan terkait isu yang beredar.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)