Pemkab Lamandau Dapat APBN Rp40 Miliar, Jalan Sepaku-Perigi-Melata Segera Dibangun
Pangkan Banama Putra Bangel July 27, 2026 03:50 PM

 

TRIBUNKALTENG.COM, LAMANDAU - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Lamandau dipastikan memperoleh alokasi anggaran sebesar Rp40 miliar dari pemerintah pusat melalui Dana Insentif Daerah (DID)/APBN berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 11 Tahun 2025. 

Anggaran tersebut akan digunakan untuk mempercepat peningkatan ruas Jalan Simpang Sepaku-Perigi dan Jalan Perigi-Melata.

Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengatakan dana tersebut diperkirakan mulai dikucurkan pada Agustus 2026. 

Baca juga: Kabupaten Lamandau Bakal Terima Bantuan 170 Perangkat Starlink dari Pemprov Kalteng

Baca juga: Jalankan Instruksi Bupati Rizky, Wujudkan Lamandau Bersih, Sehat dan Hijau

Baca juga: Bupati Lamandau Gandeng Kementan, Siapkan Proyek Konservasi Pangan Lokal Mulai 2026

Dengan demikian, pembangunan dua ruas jalan yang selama ini menjadi harapan masyarakat dapat segera dilaksanakan.

"Alhamdulillah, dipastikan tahun ini kita mendapat suntikan Dana Insentif Daerah (DID)/APBN melalui Inpres Nomor 11 Tahun 2025 sebesar Rp40 miliar untuk tambahan peningkatan Jalan Simpang Sepaku-Perigi dan Jalan Perigi-Melata," kata Rizky.

Ia menjelaskan, anggaran tersebut dibagi masing-masing Rp20 miliar untuk ruas Jalan Simpang Sepaku-Perigi dan Rp20 miliar untuk Jalan Perigi-Melata.

Menurut Rizky, bantuan dari pemerintah pusat merupakan bentuk apresiasi atas keberhasilan Kabupaten Lamandau meraih Peringkat I Nasional Penyelenggaraan Jalan Terbaik dari Kementerian Pekerjaan Umum RI melalui Sutami Award 2025.

Dengan tambahan APBN tersebut, total anggaran yang dialokasikan untuk peningkatan dua ruas jalan pada 2026 mencapai sekitar Rp66 miliar. 

Terkait rinciannya, APBN sebesar Rp40 miliar, APBD Provinsi Kalimantan Tengah Rp17,5 miliar, dan APBD Kabupaten Lamandau sebesar Rp8,7 miliar.

"Semua ini bisa terlaksana berkat sinergi yang baik dengan setiap elemen pemerintahan," ujarnya.

Rizky juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan menghadirkan anggaran tersebut, mulai dari pemerintah pusat hingga masyarakat Lamandau.

"Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Anggota DPR RI Muhammad Syauqie, rekan-rekan PUPR, dan tentunya masyarakat Lamandau atas kepercayaannya selama ini. Kita sama-sama pastikan perubahan itu pelan-pelan terwujud," ucapnya.

Ia menambahkan, usulan bantuan tersebut diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Lamandau dan mendapat dukungan penuh dari Anggota DPR RI Muhammad Syauqie hingga akhirnya disetujui pemerintah pusat sebagai bentuk penghargaan atas kinerja daerah di bidang penyelenggaraan infrastruktur jalan.

Rizky juga membeberkan selama bertahun-tahun, ruas Jalan Sepaku-Perigi hingga Perigi-Melata menjadi salah satu keluhan utama masyarakat. 

Kondisinya rusak, dipenuhi lubang, berubah menjadi kubangan saat musim hujan, serta berdebu ketika musim kemarau sehingga kerap menghambat aktivitas warga dan distribusi barang.

Padahal, ruas jalan tersebut merupakan jalur strategis yang menghubungkan ibu kota Kabupaten Lamandau dengan empat kecamatan, sehingga keberadaannya menjadi penopang mobilitas masyarakat sekaligus pertumbuhan ekonomi daerah.

"Saat ini, pekerjaan peningkatan jalan yang bersumber dari APBD Kabupaten Lamandau telah mulai dilaksanakan." punfkasnga. 

Rizky berharap dengan tambahan dukungan APBN dan APBD Provinsi Kalimantan Tengah, pemerintah optimistis penanganan ruas Jalan Sepaku-Perigi hingga Perigi-Melata dapat dilakukan lebih maksimal sehingga akses transportasi masyarakat semakin lancar dan konektivitas antarwilayah terus meningkat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.