Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Amatus Huby
TRIBUN-PAPUA.COM, JAYAWIJAYA - Bupati Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, Athenius Murib, mengundang tokoh dari 40 distrik di Kabupaten Jayawijaya untuk membahas berbagai persoalan strategis daerah, mulai dari keamanan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga pemulihan pascakonflik sosial di Distrik Wouma yang mengakibatkan 270 rumah dibakar.
Pertemuan tersebut dihadiri juga oleh pejabat pemkab setempat, Lembaga Masyarakat Adat (LMA), dewan adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, berlangsung di Aula Sasana Wio, Senin (27/7/2026).
Menurut Bupati Athenius, forum itu menjadi wadah untuk menyerap aspirasi sekaligus merumuskan langkah bersama dalam menangani berbagai persoalan yang dihadapi masyarakatnya.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Kupang-Makassar Agustus 2026, Ada KM Bukit Siguntang dan KM Tidar
"Momen ini untuk menyerap aspirasi sekaligus membahas bagaimana menangani kondisi Kabupaten Jayawijaya secara menyeluruh," ujar Athenius.
Dalam kesempatan itu, Bupati memaparkan berbagai progres pembangunan yang telah dilaksanakan sejak kepemimpinan dirinya dan wakil. Namun ia mengakui konflik sosial yang terjadi di Wouma masih menjadi perhatian utama pemerintah karena menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat.
Athenius menyebutkan lebih dari 270 rumah warga hangus terbakar akibat konflik tersebut. Menurutnya, proses pembangunan kembali rumah-rumah yang terdampak tidak dapat dilakukan secara instan karena harus melalui berbagai tahapan administrasi dan penganggaran.
Baca juga: Hotel di Papua Hadirkan Braza Sky Lounge, Destinasi Rooftop Baru di Jayapura
"Pembangunan tidak semudah hari ini terbakar lalu besok langsung dibangun. Semua harus melalui proses, mulai dari pendataan hingga pengurusan administrasi," katanya.
Ia menjelaskan pemerintah daerah telah menyelesaikan tahapan pendataan dan kini tengah mengupayakan percepatan bantuan dari pemerintah pusat melalui mekanisme diskresi agar proses pembangunan rumah bagi korban konflik dapat segera direalisasikan.
Untuk mempercepat proses tersebut, Athenius akan melakukan tatap muka dengan pejabat pemerintah pusat dan membicarakan dukungan anggaran bagi pembangunan rumah warga yang terdampak.
Baca juga: Hari Anak 2026: Astra Motor Papua Edukasi Budaya Cari Aman untuk Penumpang Cilik
"Hari ini saya berangkat ke Jakarta. Kami sudah menjadwalkan pertemuan dengan pemerintah pusat untuk mengoordinasikan percepatan bantuan sehingga aspirasi masyarakat dapat segera terjawab," ungkapnya.
Selain membahas penanganan korban konflik, pertemuan itu juga menyoroti berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Bupati berharap seluruh tokoh memberikan masukan yang konstruktif agar menjadi dasar bagi pemerintah daerah dalam menyusun langkah-langkah kebijakan ke depan.
Ia mengatakan seluruh masukan dari para tokoh telah dirangkum oleh staf khusus, staf ahli bupati, dan jajaran pemerintah daerah untuk segera ditindaklanjuti.
Athenius berharap kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen dapat mempercepat pembangunan serta menekan agar kejadian yang merugikan masyarakat, tidak terulang lagi.
Baca juga: SMAN 2 Jayapura Sabet Juara MyPertamina Futsal Competition 2026
"Kami ingin meyakinkan masyarakat bahwa pembangunan Jayawijaya akan terus berjalan lebih baik dan kerusuhan yang pernah terjadi tidak terulang kembali," pungkasnya.(*)