WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Konten review makanan masih menjadi salah satu jenis konten yang paling diminati pengguna media sosial, khususnya di TikTok.
Namun, di tengah semakin banyaknya kreator yang mengulas produk serupa, tidak semua konten mampu menarik perhatian hingga jutaan penonton.
Menurut kreator konten Yogi Firdaus, kunci utamanya bukan hanya memilih produk yang sedang viral, tetapi juga bagaimana menyampaikan pengalaman secara jujur, kreatif, dan membangun kepercayaan audiens.
Baca juga: Konten Kreator Nova Nayla Bongkar 10 Cara Cegah Anak Tantrum Saat Liburan Sekolah
Yogi Firdaus, kreator konten asal Jember, Jawa Timur, dikenal melalui konten bertema foodies, lifestyle, beauty, dan fashion. Melalui akun TikTok @yogi_frds yang telah memiliki sekitar 193,5 ribu pengikut dan Instagram @_yogifirdaus dengan lebih dari 13 ribu pengikut, Yogi konsisten menghadirkan berbagai konten review yang dikemas ringan dan menghibur.
Penggunaan bahasa Madura yang dipadukan dengan bahasa Indonesia menjadi identitas yang membuat kontennya mudah dikenali. Tak hanya itu, konten bersama sang ibu juga menjadi ciri khas yang membuat banyak penonton merasa lebih dekat dengan dirinya.
Memulai perjalanan sebagai affiliate TikTok pada 2021, Yogi berhasil meraih berbagai pencapaian, mulai dari diundang ke kantor TikTok, mendapatkan reward liburan ke luar negeri, hingga dinobatkan sebagai Best Creator Affiliate 2025 oleh salah satu brand kecantikan di Indonesia.
Baca juga: Janda Tawa Bagikan 10 Cara Membangun Personal Branding sebagai Konten Kreator Reaction
Berbekal pengalaman tersebut, Yogi membagikan tujuh strategi yang selama ini ia terapkan dalam membuat konten review produk makanan.
1. Pilih Produk yang Sedang Menjadi Perbincangan
Menurut Yogi, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memilih produk yang memang sedang ramai diperbincangkan masyarakat.
Produk yang sedang viral biasanya memiliki rasa penasaran yang tinggi dari calon pembeli sehingga peluang videonya muncul di FYP juga lebih besar.
Namun, ia mengingatkan agar kreator tidak hanya mengikuti tren semata. Sebelum membuat review, penting untuk benar-benar mencoba produknya agar ulasan yang diberikan sesuai dengan pengalaman nyata.
“Kalau produknya sedang ramai dicari orang, peluang videonya ditonton tentu lebih besar. Tapi jangan asal ikut tren, tetap harus dicoba dulu supaya review yang kita sampaikan benar-benar jujur,” ujar Yogi.
2. Buat Hook yang Menarik dalam Tiga Detik Pertama
Yogi menilai tiga detik pertama merupakan waktu yang menentukan apakah penonton akan melanjutkan video atau langsung menggulir ke konten berikutnya.
Karena itu, ia selalu berusaha membuka video dengan kalimat yang memancing rasa penasaran, seperti mengungkap keunikan produk, harga yang tidak biasa, atau rasa yang sedang banyak dibicarakan.
Menurutnya, pembukaan yang kuat akan meningkatkan durasi menonton, yang menjadi salah satu faktor penting dalam algoritma TikTok.
“Kalau tiga detik pertama sudah berhasil menarik perhatian, peluang orang menonton sampai selesai akan jauh lebih besar,” katanya.
3. Berikan Review Berdasarkan Pengalaman Asli
Di tengah maraknya konten promosi, Yogi percaya kejujuran menjadi nilai yang paling dihargai audiens. Ia mengaku selalu memberikan pendapat sesuai pengalaman setelah mencoba produk secara langsung.
Apabila ada kekurangan pada produk, ia tetap menyampaikannya dengan bahasa yang sopan dan objektif. Sebaliknya, jika produk memang memiliki kualitas yang baik, ia juga tidak ragu memberikan apresiasi.
Menurutnya, kepercayaan penonton jauh lebih berharga dibandingkan mengejar penjualan sesaat.
“Sekali audiens merasa dibohongi, mereka akan sulit percaya lagi. Makanya saya selalu mengutamakan pengalaman asli saat membuat review,” ungkapnya.
4. Ambil Visual yang Menggugah Selera
Bagi Yogi, kualitas gambar menjadi salah satu faktor yang tidak boleh diabaikan dalam konten review makanan.
Ia menyarankan kreator mengambil gambar makanan dari berbagai sudut, memperlihatkan tekstur, isian, hingga momen saat makanan dipotong atau disantap.
Visual yang menarik akan membuat penonton ikut merasakan pengalaman tersebut meski hanya melalui layar ponsel.
Pencahayaan yang baik juga menjadi hal penting agar warna makanan terlihat lebih menggoda tanpa harus menggunakan efek yang berlebihan.
5. Gunakan Gaya Bahasa yang Natural
Sebagai kreator yang dikenal menggunakan bahasa Madura dan Indonesia, Yogi percaya bahwa karakter merupakan aset penting dalam membangun personal branding.
Ia menyarankan kreator tidak perlu meniru gaya berbicara orang lain. Sebaliknya, gunakan bahasa yang paling nyaman sehingga penyampaian review terdengar lebih alami.
Menurutnya, justru karakter yang unik akan membuat penonton lebih mudah mengingat seorang kreator.
“Saya tidak pernah memaksakan diri mengikuti gaya orang lain. Saya lebih memilih menjadi diri sendiri karena itu yang membuat penonton mengenal saya,” jelasnya.
6. Bangun Interaksi dengan Penonton
Yogi mengatakan konten yang baik bukan hanya menghasilkan banyak penonton, tetapi juga mampu menciptakan percakapan di kolom komentar.
Karena itu, ia sering mengajak audiens memberikan pendapat, merekomendasikan produk lain, atau membagikan pengalaman mereka setelah mencoba makanan yang sama.
Interaksi seperti ini dinilai mampu meningkatkan engagement sekaligus membantu algoritma mendistribusikan video kepada lebih banyak pengguna.
“Jangan hanya fokus membuat video. Setelah diunggah, jangan lupa berinteraksi dengan penonton karena itu juga bagian penting dalam membangun komunitas,” katanya.
7. Konsisten dan Terus Belajar Mengikuti Perkembangan Tren
Bagi Yogi, tidak ada kesuksesan yang datang dalam semalam. Ia mengaku membutuhkan proses panjang sejak bergabung sebagai affiliate TikTok pada 2021 hingga akhirnya dikenal seperti sekarang.
Selama perjalanan tersebut, ia terus mempelajari tren baru, memperbaiki cara pengambilan gambar, meningkatkan teknik editing, hingga memahami perubahan algoritma media sosial.
Baca juga: Dari Modal HP Sederhana, Konten Kreator Idoy Nih Bisa Beli Rumah Impian
Meski demikian, ia tetap mempertahankan identitas yang telah dibangun sejak awal agar tidak kehilangan karakter di mata audiens.
“Konsisten adalah kunci. Jangan berhenti hanya karena satu atau dua video sepi. Terus evaluasi, belajar, dan buat konten yang lebih baik. Hasil akan mengikuti prosesnya,” ujar Yogi.
Berbagai strategi tersebut menjadi bagian dari perjalanan Yogi Firdaus membangun karier sebagai kreator konten.
Berawal sebagai affiliate TikTok pada 2021, ia kini berhasil meraih berbagai pencapaian, mulai dari diundang ke kantor TikTok, memperoleh reward liburan ke luar negeri, hingga meraih penghargaan Best Creator Affiliate 2025.
Menurut Yogi, siapa pun memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang di industri kreator digital selama memiliki kemauan untuk belajar, menjaga kepercayaan audiens, dan konsisten menghasilkan karya.
Baginya, viral hanyalah bonus, sedangkan kualitas konten dan hubungan baik dengan penonton merupakan fondasi utama untuk membangun karier yang bertahan dalam jangka panjang.