Pedagang di Kemiling Berharap Hilirisasi CPO Lampung Mampu Menurunkan Harga Minyak Goreng
Robertus Didik Budiawan Cahyono July 27, 2026 04:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung– Hasanah (47) sibuk menyusun minyak goreng kemasan di warungnya, Senin (21/7/2026) di Pasar Modern, Kemiling, Bandar Lampung. Kini harga minyak goreng naik lagi.

Baca juga: Harga Terigu, Minyak Goreng hingga Kol di Pasar Kedaton Bandar Lampung Naik Signifikan

Kenaikan harga minyak goreng di tengah rencana pembukaan moratorium industri pengolahan Crude Palm Oil (CPO) dan Crude Palm Kernel Oil (CPKO) Provinsi Lampung.

Hasanah mengatakan bahwa harga minyak goreng bermerek tawon sudah mencapai Rp21.000 per liter, naik dari sebelumnya sekitar Rp19.000, beberapa waktu lalu.

"Kalau sekarang minyak tawon 900 itu jualnya Rp21.000. Kemarin masih Rp19.000," ujar Hasanah saat ditemui di toko miliknya Senin (27/7/2026).

Menurutnya, kenaikan harga bukan disebabkan kelangkaan pasokan. Sebab, menurut dia, stok minyak goreng di tingkat grosir masih relatif aman. 

Ia justru mengaitkan perubahan harga dengan meningkatnya kembali aktivitas masyarakat setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berjalan.

"Kalau stok aman-aman saja. Saya ambil dari grosir. Kemarin sempat turun waktu MBG libur, sekarang naik lagi setelah MBG mulai berjalan," katanya.

Ia menyebutkan untuk harga minyak curah saat ini berkisar di harga Rp19.000-Rp20.500 per liter.

Penjualan minyak goreng sendiri, lanjut dia, masyarakat banyak yang memilih untuk membeli minyak goreng kemasan dibandingkan minyak goreng curah.

Meski penjualan tetap stabil karena minyak goreng merupakan kebutuhan pokok, Hasanah berharap, nantinya jika sudah ada industri pengolahan CPO dan CPKO di Lampung mampu memberikan dampak nyata terhadap harga di tingkat konsumen.

"Harapannya jika sudah ada CPO dan CPKO di Lampung, harga minyak bisa lebih murah lagi. Kalau normal itu sekitar Rp17.000 per liter. Mudah-mudahan bisa balik ke harga segitu," harapnya.

Harapan serupa menjadi salah satu gambaran bagaimana kebijakan hilirisasi sawit tidak hanya menyentuh sektor industri, tetapi juga berpotensi memengaruhi kehidupan masyarakat sehari-hari.

(Tribulampung.co.id/ Bintang Puji Anggraini)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.