TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Universitas Teknokrat Indonesia kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Salah satu buktinya ditunjukkan alumni Program Studi S1 Sastra Inggris, Shana Makhmood Khan yang kini dipercaya menjabat sebagai Operational Manager di Diguagua Water Technology, perusahaan yang bergerak di bidang teknologi pengolahan air.
Perjalanan karier Shana menjadi inspirasi bagi generasi muda. Ia mengawali karier di perusahaan sebagai Human Resources (HR).
Berkat kemampuan, dedikasi, dan daya adaptasinya, ia kemudian memperoleh kepercayaan untuk menangani proses bisnis manufaktur dari hulu hingga hilir sebagai Manajer Operasional.
Menurut Shana, keberhasilannya tidak lepas dari bekal yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia.
"Selama kuliah, kami tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pemahaman yang luas mengenai manajemen bisnis, manajemen perkantoran, digital marketing, hingga creative writing. Pengetahuan yang bersifat general ini membuat saya lebih mudah beradaptasi ketika harus menangani pekerjaan lintas divisi," ungkapnya, Senin (27/7/2026).
Ia menambahkan, metode pembelajaran di Teknokrat membentuk pola pikir yang kritis dan solutif. Mahasiswa terbiasa dihadapkan pada berbagai studi kasus yang menuntut kemampuan analisis, riset mandiri, serta pengambilan keputusan berdasarkan referensi yang kredibel.
"Kami dibiasakan berpikir kritis, mencari solusi, melakukan riset secara mandiri, dan menggunakan sumber informasi yang terpercaya. Kebiasaan tersebut sangat membantu saya dalam menganalisis berbagai persoalan dan mengambil keputusan di dunia kerja," jelasnya.
Kemampuan problem solving, critical thinking, serta penguasaan Bahasa Inggris bisnis yang diperoleh melalui mata kuliah khusus di Universitas Teknokrat Indonesia juga menjadi modal penting dalam pekerjaannya.
Hal tersebut sangat mendukung komunikasi profesional karena jajaran direksi perusahaan berasal dari luar negeri dan tidak menggunakan Bahasa Indonesia.
Selain aktif di perkuliahan, Shana juga aktif berorganisasi sebagai bagian dari Duta Teknokrat dan Teknokrat English Club. Pengalaman organisasi tersebut membentuk kemampuan kepemimpinan, manajemen waktu, komunikasi, serta ketahanan dalam menghadapi tekanan pekerjaan.
"Universitas Teknokrat Indonesia bukan hanya memberikan ilmu akademik, tetapi juga membentuk pola pikir, karakter, dan kemampuan adaptasi yang sangat dibutuhkan di dunia kerja," ujarnya.
Prestasi Shana selama menjadi mahasiswa pun sangat membanggakan dengan meraih sederet prestasi.
Ia pernah meraih Outstanding Student Universitas Teknokrat Indonesia 2019 dan 2020, Juara III dan Favorite Speaker Asian Law Student Association Universitas Padjadjaran 2021 tingkat internasional.
Lalu, Juara III Duta Bahasa Provinsi Lampung 2020, Juara II Duta Teknokrat 2020, RU III Mulei Lampung Tengah 2021, serta berbagai gelar juara lomba pidato tingkat regional dan nasional.
Kisah Shana menunjukkan lulusan Universitas Teknokrat Indonesia memiliki kompetensi yang dibutuhkan industri, bahkan mampu berkembang pesat sejak awal karier.
Banyak mahasiswa Teknokrat yang telah memperoleh pengalaman profesional sejak mengikuti program magang, sehingga ketika lulus mereka telah memiliki kesiapan kerja, kompetensi, dan kepercayaan dari dunia industri.
Keberhasilan alumni ini juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyelenggaraan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan menghasilkan lulusan yang siap bekerja dan berkontribusi bagi dunia usaha, serta Tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan sumber daya manusia yang inovatif, adaptif, dan mampu mendukung kemajuan industri nasional maupun global.
Universitas Teknokrat Indonesia terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri melalui program magang, praktik kerja, sertifikasi kompetensi, hingga pembelajaran berbasis proyek.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap langsung bekerja, bahkan sejak masa magang.
Ayo kuliah di Universitas Teknokrat Indonesia, Kampus Terbaik!
Bersama Teknokrat, mahasiswa tidak hanya memperoleh pendidikan berkualitas, tetapi juga pengalaman, karakter, jejaring industri, dan kompetensi yang menjadikan lulusan siap kerja, siap berkarya.
Serta siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (*)
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)