Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Amunisi anyar Persib Bandung, Mariano Peralta, dipastikan menginjakkan kaki di Kota Bandung Senin (27/7/2026). Kedatangan penyerang berkebangsaan Argentina tersebut disambut secara khusus oleh Manajer Persib sekaligus Komisaris PT PBB, Umuh Muchtar.
Para pendukung setia Persib, Bobotoh, sudah tidak sabar menyaksikan aksi perdana pemain bertalenta yang menyabet predikat Pemain Terbaik Super League Indonesia 2025/2026 sewaktu membela Borneo FC itu.
Pada laga pembuka Piala Presiden 2026 ketika Pangeran Biru menundukkan Arema FC dengan skor tipis 1-0, nama Peralta belum masuk dalam daftar susunan pemain lantaran jadwal kepindahannya baru terealisasi hari ini.
Umuh Muchtar menegaskan pihak manajemen tengah berupaya agar Peralta bisa secepatnya membaur bersama skuad Maung Bandung.
"Hari ini jam berapanya belum tahu, ya, kita masih cari waktunya. Nanti emang saya menjemput, nanti mungkin Peralta tidak mungkin waktu dijemput (langsung bergabung dengan tim) karena dia pun juga kelelahan," kata Umuh, saat dihubungi melalui sambungan teleponnya, Senin (27/7/2026).
Umuh menambahkan, setibanya di Bandung, dirinya bakal langsung mengondisikan penyerang barunya tersebut.
"Nanti saya akan bawa ke salah satu tempat, di hotel, dia biar istirahat, gitu. Itu ada pesannya jangan terganggu dulu, mungkin, ya. Biar istirahat, biar dia santai, gitu ya," kata Umuh.
Mempertimbangkan waktu jeda yang hanya sehari serta kondisi fisik Peralta yang terkuras usai terbang jauh dari Argentina, eks bomber Borneo FC ini kemungkinan besar masih harus absen kala Persib berhadapan dengan DPMM FC pada Rabu (28/7/2026).
Kehadiran Peralta sendiri sejatinya telah diumumkan secara semarak di Saung Angklung Udjo, Kota Bandung, pada Minggu (19/7/2026). Acara pengenalan tersebut disambut antusias oleh deretan Bobotoh yang hadir.
Guna melengkapi kesuksesan meraih trofi Super League 2025/2026 sekaligus mencatatkan rekor hattrick juara, manajemen Persib terus berburu pilar-pilar papan atas. Rekam jejak Peralta pun tak kalah mentereng dibanding enam pemain asing yang sudah lebih dulu diperkenalkan.
Kualitas pemain serang ini sudah tidak diragukan lagi. Sebelum berlabuh di Bandung, Peralta sempat menjadi komoditas panas di bursa transfer yang diperebutkan banyak klub besar.
Kiprah pertamanya di Indonesia dimulai pada musim 2024/2025 bersama Pesut Etam. Kala itu, ia menjadi andalan lini depan dengan mengemas 33 penampilan (2.894 menit bermain), menyumbang 9 gol, 13 assist, serta mengantongi 3 kartu kuning.
Performa Peralta makin melonjak pada musim keduanya bersama Borneo FC. Ia mencatatkan 34 laga dengan total 3.039 menit bermain, membukukan 20 gol dan 14 assist, serta mendapat 3 kartu kuning. Meski tidak menyabet gelar pencetak gol terbanyak, ia berdiri sebagai pemain sayap paling tersubur sekaligus menyabet gelar Pemain Terbaik Super League 2025/2026.
Momen pengumuman perekrutan Peralta dilakukan bersama oleh Manajer Persib Umuh Muchtar, Komisaris PT PBB Kuswara S Taryono, serta Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan.
Umuh mengungkapkan bahwa dirinya sempat meminta para pendukung untuk bersabar sebelum meresmikan perekrutan ini.
"Saya sebelumnya, sempat minta sabar kepada Bobotoh dan berjanji akan mendatangkan pemain bagus," ujar Umuh Muchtar.
Kini, janji tersebut resmi terwujud dengan mendaratnya sang striker idaman.
"Dia pemain bagus dan sangat menjanjikan untuk tim. Mudah-mudahan dengan kehadiran Peralta, Persib semakin kuat dan bisa kembali juara. Insya Allah," ucapnya. (*)