Cerita Tetangga Korban Pembunuhan di Duyu Palu: Wajah Anaknya Membiru
Fadhila Amalia July 27, 2026 06:29 PM

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Robit Silmi

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kasus pembunuhan terjadi di sebuah rumah potong ayam di Jl PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Peristiwa tersebut terjadi Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 22.00 Wita.

Dalam kejadian itu, dua orang dilaporkan meninggal dunia, yakni seorang pria dan anak laki-laki berusia sekitar dua tahun.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulteng, Besok 28 Juli 2026, Morowali dan Tolitoli Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

Sementara seorang perempuan yang merupakan istri korban selamat, namun mengalami sejumlah luka tusukan dan kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

Keterangan tersebut disampaikan Bahtiar, tetangga korban, saat diwawancarai TribunPalu.com pada Senin (27/7/2026).

Bahtiar mengatakan, korban dan terduga pelaku diketahui sama-sama bekerja di rumah potong ayam milik seseorang bernama Aji.

Menurut Bahtiar, peristiwa itu diduga bermula mendengar tangisan dsri rumahnya.

Kemudian Bahtiar mencari sumber suara dan ternyata di Rumah Potong Ayam (RPA) sebelah rumahnya.

"Saya menduga Dia (korban) sempat melakukan perlawanan. Karena saya lihat darah itu bukan hanya di kasur tempat tidur, tetapi sampai di luar kamar," kata Bahtiar.

Bahtiar kemudian menceritakan, setelah kejadian tersebut, dirinya sempat mengecek ke dalam lokasi.

Saat itu, ia mendapati seorang anak laki-laki berusia sekitar dua tahun telah meninggal dunia.

Bahtiar mengatakan, berdasarkan penglihatannya, anak tersebut tidak terlihat mengalami luka tusukan.

Namun, wajah korban disebut tampak membiru.

Bahtiar menduga, anak tersebut kemungkinan meninggal akibat dibekap.

"Anak itu tidak ada luka tusukan. Mukanya membiru, diduga dibekap menggunakan bantal atau kasur," ujarnya.

Sementara itu, korban pria juga ditemukan dalam kondisi mengalami luka serius.

Menurut Bahtiar, luka tersebut berada di bagian perut hingga menyebabkan bagian dalam tubuh korban terlihat.

"Kemungkinan ditusuk, kemudian seperti dibeset," kata Bahtiar.

Namun demikian, terkait penyebab pasti kematian dan jenis luka yang dialami korban, masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan autopsi.

Baca juga: 18 Tahun Jadi RT dan Pedagang Kaki Lima, Nurhalis Nur Kini Bawa Kesederhanaan ke Kursi DPRD Palu

Bahtiar mengatakan, jenazah korban pria hingga Senin (27/7/2026) masih menjalani proses autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Palu.

Sementara itu, istri korban yang selamat masih menjalani perawatan akibat luka yang dialaminya.

"Yang selamat istrinya. Ada luka tusukan di bagian perut dan beberapa bagian lainnya," kata Bahtiar.

Adapun terduga pelaku dalam kasus ini disebut bernama Aan Kurniawan (33).

Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kronologi lengkap serta motif di balik peristiwa pembunuhan tersebut.

TribunPalu.com masih berupaya mendapatkan keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus ini.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.