Cetak Sawah Baru 91 Hektar di Maluku Tengah Akan Dikerjakan TNI
Mesya Marasabessy July 27, 2026 08:52 PM

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Kabupaten Maluku Tengah menerima alokasi cetak sawah baru seluas 91 hektar  pada tahun 2027.

‎Perluasan areal tanam ini akan kerjakan oleh aparat TNI.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Maluku Tengah, Arsyad Slamat, Senin (27/7/2026).

‎"Berikut ada kegiatan perluas areal tanam berupa cetak sawah diharapkan agar tahun 2027 kegiatan cetak sawah sudah dapat dilaksanakan untuk penanaman  cetak sawah di Maluku tengah di alokasikan hanya 91 hektar. Dan itu dikerjakan oleh pihak TNI yang bekerja sama dengan Kementerian Pertanian," ujar Kadis.

‎Walau dikerjakan oleh TNI, Pemda Maluku Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan-lah yang mengusulkan, dan akan meninjau pelaksanaannya.

‎"Kita hanya mengusulkan dan melihat kegiatan itu di lapangan," jelas Kadis.

‎Arsyad menambahkan, selain program cetak sawah, oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman juga memiliki program peningkatan produksi padi sawah.

‎"Yang berikut ada kegiatan lagi program dari pak menteri pertanian, selain dari perluas areal tanam, (adapula) peningkatan produksi areal sawah," kata Arsyad.

Baca juga: DPRD Maluku Desak Pengawasan Ketat Blok Masela, Soroti AMDAL dan Ancaman ke WPP 718

Baca juga: Blok Masela di Jantung WPP 718, Aleg DPRD Maluku Minta Migas Tak Ganggu Lumbung Ikan Nasional

‎Dimana awalnya produksi padi hanya 5 hingga 7 ton per hektar di Maluku Tengah, namun mengalami peningkatan produksi mencapai 7 sampai dengan 10 ton padi per hektar. 

‎"Kita yang awalnya bisa produksinya itu hanya 5-7 ton, sekarang lewat program baru dari pak menteri, peningkatan produksi dan produktivitas dari 7 ton sampai sekitar 10 ton," tukas Kadis.

‎Sebelumnya, panen raya padi sawah musim tanam I di Kabupaten Maluku Tengah menghasilkan berton-ton gabah kering panen (GKP).

‎Diketahui, panen padi varietas Inpari 43 pada hamparan sawah seluas 20 hektare, dengan rata-rata produktivitas mencapai 5 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare atau 4,2 ton Gabah Kering Giling (GKG) per hektare.

‎Panen raya berlangsung di Negeri Administratif Waiasih, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Maluku Tengah, Sabtu (27/6/2026). 

‎Panen raya tersebut dihadiri Bupati Maluku Tengah dan jajaran Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkopimda) Maluku Tengah serta para unsur terkait. 

‎Dalam sambutannya, Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir mengapresiasi kerja keras para petani. 

‎"Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh petani, kelompok tani, penyuluh pertanian, serta semua pihak yang telah bekerja tanpa mengenal lelah," ujar Zulkarnain.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.