Warga Aceh Tenggara Harus Berdesakan Urus Administrasi Kependudukan, Begini Penjelasan Kadisdukcapil
Rizwan July 27, 2026 09:54 PM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi|Aceh Tenggara

TribunGayo.com, KUTACANE - Layanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh memperihatinkan.

Pasalnya, kondisi kantor tidak memadai saat melayani masyarakat yang ingin mengurus administrasi kependudukan.

Bahkan, warga terkadang harus antrian panjang dan berdesakan. 

Kondisi ini tentunya membuat warga tidak nyaman karena terasa panas dan sesak.

Disdukcapil Aceh Tenggara juga sudah pernah diwacanakan akan dibangun gedung lain dimasa Pj Bupati Aceh Tenggara terkait keluhan tersebut.

Namun, tidak juga jadi dibangun hingga Selasa (27/7/2026) karena anggaran yang tak memadai.

"Kantor pelayanan Disdukcapil Agara sudah tidak layak lagi dan perlu dibangun yang baru dengan menata ruang-ruangan," kata Awi, salah seorang warga Aceh Tenggara.

Dikatakan, untuk setiap kepengurusan dokumen kependudukan harus ada tersedia ruangan yang nyaman untuk masyarakat yang antrean menunggu pada loket-loket seperti kepengurusan KTP, KK, perubahan data dan lainnya.

"Ini penting agar memudahkan pelayanan bagi masyarakat," ungkap Awi.

Warga capai 150 orang

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Agara, Abri BR SPd MPd dikonfirmasi TribunGayo.com, Senin (27/7/2026) mengatakan, pelayanan di kantor setiap harinya mencapai 150 orang dalam hal kepengurusan administrasi kependudukan.

Menurutnya, mereka kerepotan dalam melayani masyarakat yang melakukan kepengurusan administrasi kependudukan karena tempat yang kurang memadai.

"Misalnya, kepengurusan kependudukan itu membludak saat adanya calon TNI, Polri, Penerimaan CPNS, PPPK dan penerima bantuan untuk perubahan desil," katanya.(*)

Baca juga: Ketua Komisi D DPRK Minta Kapolres Aceh Tenggara Tutup Perjudian Togel

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.