Anak Berkebutuhan Khusus Punya Karya Luar Biasa, Pameran Ini Jadi Bukti
Wahyu Septiana July 27, 2026 11:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Anak-anak berkebutuhan khusus dan autisme menunjukkan kemampuan luar biasa melalui karya seni yang dipamerkan dalam sebuah ajang apresiasi di Foyer Ballroom Sheraton Bandung, Sabtu (25/7/2026).

Beragam lukisan hasil karya mereka menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk menciptakan karya bernilai.

Setiap goresan warna dalam lukisan tersebut menyimpan cerita tentang kreativitas, perjuangan, dan potensi yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang.

Pameran ini menjadi bagian dari rangkaian gerakan Generasi Syariah, sebuah inisiatif yang mengajak masyarakat menerapkan nilai-nilai kepedulian, kebaikan, dan kebermanfaatan dalam kehidupan sehari-hari.

Lukisan Jadi Ruang Ekspresi

Melalui pameran tersebut, masyarakat diberikan kesempatan untuk melihat lebih dekat hasil karya anak-anak berkebutuhan khusus dan autisme.

Bagi penyelenggara, lukisan yang ditampilkan bukan hanya sekadar karya seni.

Setiap karya mencerminkan proses panjang, mulai dari keberanian berekspresi, ketekunan dalam berkarya, hingga harapan untuk mendapatkan kesempatan yang sama.

Karya-karya tersebut juga dapat dimiliki oleh para tamu undangan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi anak-anak berkebutuhan khusus.

Langkah itu menjadi salah satu upaya menghadirkan ruang apresiasi sekaligus memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kelompok yang membutuhkan dukungan dan kesempatan lebih luas.

Dorong Kepedulian Sosial

Direktur Utama PT Bank Nano Syariah, Halim, mengatakan gerakan Generasi Syariah tidak hanya berkaitan dengan nilai dalam aktivitas ekonomi, tetapi juga bagaimana masyarakat menerapkan kepedulian melalui tindakan nyata.

"Generasi Syariah adalah ajakan untuk menjadikan nilai-nilai syariah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari," kata Halim, dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/7/2026).

"Bukan untuk mengatakan bahwa kami yang paling baik, tetapi mengajak masyarakat melangkah bersama menuju cara hidup yang lebih baik—lebih peduli, lebih bertanggung jawab, dan lebih memberikan manfaat bagi sesama," ungkapnya.

Menurut Halim, nilai kebaikan akan memiliki arti apabila diwujudkan melalui aksi yang memberikan dampak bagi lingkungan sekitar.

"Kami percaya bahwa nilai hanya akan bermakna ketika diwujudkan dalam tindakan," ungkapnya.

:Karena itu, melalui pameran karya anak-anak berkebutuhan khusus ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian bukan sekadar pesan yang disampaikan, tetapi aksi nyata yang memberikan ruang, apresiasi, dan kesempatan bagi mereka untuk terus berkarya," katanya.

Anak Memiliki Potensi

Halim menambahkan, kemajuan masyarakat tidak hanya dapat dilihat dari perkembangan ekonomi maupun teknologi, tetapi juga dari kemampuan untuk tumbuh bersama dan memberikan kesempatan kepada setiap individu.

Melalui Generasi Syariah, berbagai kegiatan akan terus diarahkan untuk memperluas literasi, membangun kolaborasi, serta menghadirkan program yang memberikan manfaat sosial secara berkelanjutan.

Pameran karya anak berkebutuhan khusus menjadi salah satu contoh bagaimana nilai kepedulian dapat diwujudkan dalam bentuk nyata.

Dengan memberikan ruang bagi karya mereka untuk diapresiasi, diharapkan semakin banyak masyarakat memahami bahwa setiap anak memiliki kemampuan dan potensi yang dapat berkembang apabila diberikan kesempatan yang setara.

Gerakan ini membawa pesan bahwa syariah tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan keuangan, tetapi juga tentang menghadirkan kebaikan, kepedulian, dan manfaat bagi lebih banyak orang.

Berita Lainnya

Baca juga: KABAR Persija Persib: Mariano Peralta Disambut Khusus Umuh, Rumor Sosok Rp 5,21 M Reuni Bareng STY

Baca juga: Mahasiswa Indonesia Jadi Wisudawan Terbaik di Tunisia, Torehkan Prestasi di Kampus Bersejarah

Baca juga: Andra Jauh-jauh Touring dari Palembang Naik Ninja Kesayangan, Sampai Kelapa Gading Motornya Dicuri

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.