Detik-detik Mencekam Pembunuhan Sekeluarga Diungkap Korban Selamat, Kenal Pelaku
Robertus Didik Budiawan Cahyono July 27, 2026 11:19 PM

Tribunlampung.co.id, Sulawesi Tengah - Detik-detik mencekam kasus pembunuhan satu keluarga di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah diungkap korban selamat.

Nurhanisa, selamat setelah ditolong tetangganya untuk mendapat penanganan medis atas luka senjata tajam di tubuhnya.

Beruntung malam mencekam itu, ada tetangga yang mendengar rintihan Nurhanisa, sehingga wanita malang tersebut dapat tertolong.

Namun berbeda nasib dengan Nurhanisa, suami dan buah hatinya yang masih berusia dua tahun meninggal di tempat kejadian perkara (TKP).

Dilansir TribunPalu.com insiden memilukan itu tepatnya terjadi di sebuah Rumah Potong Ayam (RPA) di Jalan PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (26/7/2026) malam.

Nurhanisa menceritakan detik-detik mencekam saat ia lolos dari maut. Dia sebagai satu-satunya korban selamat setelah melewati masa kritis dan menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Palu.

Dia menceritakan insiden yang telah merenggut nyawa suami serta anak balitanya. Malam itu, Nurhanisa terbangun untuk buang air kecil.

Melangkah keluar dari kamar mandi, pandangannya menangkap gerakan mencurigakan di area penggilingan ayam.

Di balik kegelapan, sosok yang tak asing baginya berdiri tegak. Pria itu adalah AK alias Aan Kurniawan (33) yang malam itu menggenggam dua bilah pisau jagal di kedua tangannya. 

Terkejut melihat senjata tajam tersebut, Nurhanisa berteriak menanyakan maksud kedatangannya, namun Aan justru membalas dengan gertakan dingin agar ia diam.

Panik luar biasa membakar dada Nurhanisa. Ia berbalik dan berlari sekuat tenaga menuju kamar untuk membarikade diri. Namun nasib berkata lain, langkah pelaku jauh lebih cepat.

Pelaku menerobos masuk, memegang tangan Nurhanisa, lalu menghujamkan pisau ke tubuhnya tanpa belas kasihan.

Meski tubuhnya bersimbah darah dan digerogoti rasa sakit yang luar biasa, naluri bertahan hidup Nurhanisa tidak padam.

Begitu pelaku menjauh, dengan sisa-sisa tenaga ia berusaha bangkit dan merayap mencari telepon genggam untuk menghubungi keluarga.

Sayang, ponsel itu tak kunjung ditemukan. Dalam kondisi kritis dan tak sanggup lagi berdiri, Nurhanisa mengumpulkan napasnya yang tersisa berteriak meminta pertolongan.

Rintihan pilu itu akhirnya memecah malam dan terdengar oleh seorang tetangga. Ketika tetangganya bertanya dari luar, Nurhanisa membalas dengan jeritan merinding, meminta tolong karena telah ditusuk dan tak bisa lagi bangun.

Warga yang panik segera mendobrak gembok pintu rumah dan mendapati Nurhanisa terkulai tak berdaya sebelum akhirnya melarikannya ke rumah sakit. Secara medis, nyawa Nurhanisa berhasil diselamatkan oleh tim dokter.

Namun duka teramat dalam telah menunggunya saat terbangun, ketika mengetahui sang suami, Jamil, dan buah hati mereka yang baru berusia dua tahun meninggal dunia di lokasi kejadian akibat aksi keji pelaku.

Kesaksian langsung dari Nurhanisa kini menjadi petunjuk paling terang bagi Satreskrim Polresta Palu untuk terus memburu AK yang kini berstatus buron, demi menuntaskan perburuan dan memberikan keadilan bagi keluarga yang koyak tersebut.

Bahtiar, tetangga korban, saat diwawancarai TribunPalu.com, Senin (27/7/2026), menuturkan peristiwa itu terjadi Minggu, 26 Juli 2026, sekitar pukul 22.00 Wita.

Menurutnya, korban pria sempat melakukan perlawanan terhadap terduga pelaku yang diketahui bernama Aan Kurniawan (33).

Bahtiar mengatakan, korban diduga mengetahui adanya darah di sekitar lokasi kejadian. Darah tersebut, kata dia, tidak hanya terlihat di tempat tidur, tetapi juga berada di luar kamar.

"Saya menduga dia (korban) sempat melakukan perlawanan karena melihat darah bukan hanya di kasur, tetapi sampai di luar kamar," kata Bahtiar.

Setelah kejadian, Bahtiar mengaku sempat melihat ke dalam lokasi. Saat itu, ia mendapati seorang anak laki-laki berusia sekitar dua tahun telah meninggal dunia.

Bahtiar mengatakan, berdasarkan penglihatannya, anak tersebut tidak terlihat mengalami luka tusukan. Namun, wajah anak itu disebut tampak membiru.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.