‎Bawaslu RI Dorong Kader HMI Jaga Demokrasi dan Stabilitas Nasional di Tengah Krisis Multidimensi
Fandi Wattimena July 28, 2026 08:52 AM

‎Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

‎MALTENG, TRIBUNAMBON.COM - Advanced Training Nasional Badan Koordinasi (Badko) HMI Maluku menghadirkan pemateri nasional dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Senin (27/7/2026).

‎Dalam forum, tiga pemateri dipanel, mereka diantaranya, mewakili Ketua Bawaslu RI, tenaga ahli, Dayanto, mewakili Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku, Komisioner, Almudatsir Sangadji, dan Anggota DPRD Provinsi Maluku, Soleman Letsoin.

‎Diketahui, latihan kader tingkat III HMI  tersebut diikuti oleh 34 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. 

‎Para peserta diajak untuk merefleksi kritis terhadap topik 'HMI sebagai kekuatan intelektual strategis dalam menjaga demokrasi dan stabilitas nasional'.

‎Pemateri, Tenaga Ahli Bawaslu RI, Dayanto, mendorong seluruh kader HMI menjaga demokrasi dan stabilitas nasional di tengah krisis multidimensi.

‎Dayanto yang juga seorang akademisi dan pakar hukum tata negara itu mengatakan, Latihan dasar LK III ini salah satu kegiatan yang penting sebagai bagian dari kaderisasi HMI.

‎"Kalau dari level kaderisasi ini yang terakhir," ujar Dayanto.

Baca juga: Drama Coffee Pourvis, Pelapor Tarik Laporan di Tengah Proses Hukum, Begini Penjelasan Polisi

Baca juga: Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Batu Merah Ambon, Terancam 20 Tahun hingga Seumur Hidup

‎Melalui advanced training ini ia meyakini dapat membekali para kader HMI dalam hal kepemimpinan juga intelektualitas.

‎"Sehingga ini membekali kader dalam hal kepemimpinan, intelektualitas, dan sebagainya," jelas Dayanto.

‎Menurutnya tema yang diusung sangat relevan dengan kondisi Indonesia saat ini. 

‎"Karena memang ada berbagai masalah multimedia yang dihadapi," kata Dayanto.

‎Atas hal itulah, diperlukan refleksi kritis dari organisasi kader seperti HMI untuk mencari solusi atau jawaban-jawaban terbaik.

‎Selain itu, berkontribusi secara pemikiran maupun agenda organisatoris HMI dianggap menjadi bagian dari solusi terhadap krisis multidimensi itu.

‎Dirinya menyampaikan pesan untuk anak muda Maluku agar berkontribusi dengan potensi terbaik yang dimiliki terkhusus dalam mengelola sumber daya alam di sektor kelautan. 

‎"Saya kira  Maluku sebagai daerah yang potensial, dari sisi sumber daya terutama sumber daya kelautan. Ini juga perlu menjadi anak-anak muda untuk menjadi untuk memaksimalkan potensi daerah yang dimiliki dalam berkontribusi melalui kemapuan yang dimiliki di segala bidang," pungkas Dayanto.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.