- Kapolsek Gondang, AKP Suparno, menyebut sebuah rumah di Dukuh Gegersapi, Desa Glonggong, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, terbakar saat ditinggal penghuninya bekerja pada Senin (27/7/2026).
Kebakaran tersebut diduga berasal dari korsleting listrik pada alat penanak nasi atau rice cooker yang masih menyala.
Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong.
Penghuni tunggal rumah, Tegar Ferianto (24), sedang bekerja.
Sementara kedua orang tuanya, Suwarno (53) dan Sunarsih (48), diketahui berada di Jakarta.
AKP Suparno mengatakan api cepat membesar karena kondisi rumah dipenuhi material berbahan kayu yang mudah terbakar.
"Saat kejadian rumah itu kosong, penghuni di luar rumah dan sedang bekerja. Api itu bersumber dari korsleting alat listrik penanak nasi atau rice cooker, dan kondisi rumah penuh dengan bahan kayu yang mudah cepat terbakar," ujar Suparno, Senin (27/7/2026).
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sragen, Tommy Isharyanto, buka suara.
Ia menjelaskan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 12.50 WIB.
"Rumah milik Suwarno warga Dukuh Gegersapi, RT 24, Desa Glonggong, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen," ujar Tommy, Senin (27/7/2026).
Sebelum petugas datang, seorang saksi bernama Miftaqul melihat kepulan asap keluar dari salah satu kamar rumah tersebut.
Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pemadaman awal.
Tak lama kemudian, api membesar dan sulit dikendalikan.
Kobaran api bahkan merambat hingga mengenai rumah tetangga.
Petugas menghabiskan sekitar 14 ribu liter air hingga api berhasil dipadamkan pada pukul 13.45 WIB.
"Proses pemadaman membutuhkan waktu 45 menit dan menghabiskan air 14 ribu liter," ujar Tommy.
Sejumlah barang berharga ikut hangus terbakar.
Di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat, dua sepeda ontel, kulkas, televisi, surat penting, perabot rumah tangga, serta berbagai peralatan elektronik.
Selain rumah Suwarno, satu rumah milik Amai Sukarno juga mengalami kerusakan pada bagian sisi kiri akibat terdampak kebakaran.
"Selain rumah tersebut, satu rumah milik Amai Sukarno mengalami kerusakan pada bagian sisi kiri akibat dampak kebakaran itu," ujar Tommy.
Polisi mengimbau masyarakat memastikan seluruh peralatan listrik telah dimatikan sebelum meninggalkan rumah.