Vinicius Bukan Sekadar Bintang Real Madrid, Punya 16 Sponsor Global dan Jadi Mesin Uang Los Blancos
Arif Tio Buqi Abdulah July 28, 2026 11:30 AM

TRIBUNNEWS.COM – Real Madrid memiliki alasan kuat untuk mempertahankan Vinicius Junior di tengah ketertarikan Arsenal pada bursa transfer musim panas 2026.

Selain menjadi andalan di lapangan, penyerang asal Brasil itu juga merupakan salah satu aset komersial terbesar yang dimiliki Los Blancos berkat jaringan sponsor global yang terus berkembang.

Laporan Daily Mail, menyebut Arsenal tengah menjajaki peluang merekrut Vinicius apabila negosiasi kontrak barunya dengan Real Madrid tidak mencapai kesepakatan.

Situasi tersebut membuat masa depan pemain berusia 26 tahun itu menjadi sorotan.

Vinicius bahkan tidak mengikuti latihan pramusim Real Madrid pada Senin (27/7/2026) karena perwakilannya menggelar pembicaraan penting dengan manajemen klub mengenai kontrak baru.

Meski Real Madrid dikabarkan belum bersedia menyamai besaran gaji Kylian Mbappe, klub tetap berusaha mempertahankan Vinicius karena statusnya sebagai salah satu ikon sepak bola dunia, baik di dalam maupun di luar lapangan.

DAPAT TAWARAN FANTASTIS- Vinicius Junior dalam pesawat jet pribadi. Dia menjadi incaran para petinggi Arab Saudi di tengah tertundanya negosiasi kontrak dengan Real Madrid. Diklaim mereka siap mengajukan penawaran fantastis kepada Real Madrid senilai sekitar £302 juta (Rp 6,6 Triliun) untuk meyakinkan klub Spanyol itu agar melepas Vinicius Jr.
DAPAT TAWARAN FANTASTIS- Vinicius Junior dalam pesawat jet pribadi. Dia menjadi incaran para petinggi Arab Saudi di tengah tertundanya negosiasi kontrak dengan Real Madrid. Diklaim mereka siap mengajukan penawaran fantastis kepada Real Madrid senilai sekitar £302 juta (Rp 6,6 Triliun) untuk meyakinkan klub Spanyol itu agar melepas Vinicius Jr. (Tangkapan layar Instagram/Vinicius Jr)

Vinicius punya banyak sponsor

Nilai komersial Vinicius menjadi salah satu faktor utama yang membuat Real Madrid enggan kehilangan sang pemain.

Selama beberapa musim terakhir, Vinicius berhasil membangun portofolio sponsor yang sangat besar hingga menjadikannya salah satu atlet paling laris di dunia.

Pada Piala Dunia 2026, Vinicius tercatat sebagai pemain dengan jumlah sponsor terbanyak kedua setelah Neymar.

Neymar memiliki 20 kerja sama komersial, sedangkan Vinicius mengantongi 16 kontrak sponsor dengan berbagai merek ternama dunia.

Konten promosi yang diunggah Vinicius di media sosial selama Piala Dunia juga dilaporkan telah menghasilkan lebih dari 100 juta tayangan.

Baca juga: PSG Panas Usai Kalah Saing Dapatkan Yan Diomande, Real Madrid Disindir Klub Gegabah

Sejak bergabung dengan Real Madrid pada 2018, Vinicius telah bekerja sama dengan sejumlah perusahaan besar seperti Nike, Pepsi, Gatorade, Prada, PlayStation, Visa, UNESCO, Boss, Clear, Omo, Rexona, Betnacional, Dubai Tourism, Havaianas, Vivo, hingga Marriott Bonvoy.

Besarnya kerja sama tersebut turut memberikan keuntungan finansial bagi Real Madrid.

Menurut laporan media Spanyol Diario AS, saat memperpanjang kontraknya pada 2022, Vinicius menyetujui pembagian sekitar 50 persen hak citranya kepada Real Madrid.

Artinya, sebagian besar pendapatan komersial yang diperoleh Vinicius dari kontrak sponsor juga menjadi pemasukan bagi Los Blancos.

Kondisi itu membuat Vinicius disebut sebagai salah satu "mesin uang" terbesar yang dimiliki Real Madrid.

Bahkan media Spanyol sempat menyebut secara bercanda bahwa Vinicius pada dasarnya mampu "membayar gajinya sendiri" melalui besarnya pemasukan dari hak citra dan sponsor.

Faktor tersebut diyakini ikut menjadi salah satu pembahasan penting dalam negosiasi kontrak baru antara kedua belah pihak.

Di sisi lain, ketertarikan Arsenal memberikan posisi tawar yang lebih kuat bagi Vinicius dalam proses perpanjangan kontraknya.

CEO Roc Nation Sports Brazil sekaligus agen Vinicius, Frederico Pena, mengungkapkan bahwa kliennya kini telah berkembang menjadi sebuah merek bisnis global.

"Meskipun masih muda, Vini sudah menjadi pemain kunci di klub terbesar di dunia dan di tim nasional terpenting," kata Pena.

"Ia telah menjadi juara Liga Champions dua kali, menjadi panutan bagi banyak warga Brasil, dan aktif menyuarakan berbagai isu sosial melalui yayasan yang dimilikinya."

Pena menambahkan bahwa meningkatnya popularitas Vinicius membuat semakin banyak perusahaan tertarik menjalin kerja sama dengannya.

Untuk mengelola seluruh aktivitas tersebut, Vinicius kini memiliki tim profesional yang terdiri dari CEO, CFO, bagian hukum, pemasaran, komunikasi, hingga administrasi.

Selain menangani kontrak komersial, tim tersebut juga mengelola berbagai program sosial melalui yayasan Vinicius yang berfokus pada pendidikan anak-anak dan pengembangan metode pembelajaran antirasis.

Dengan pengaruh besar di atas lapangan dan nilai bisnis yang terus meningkat, Vinicius kini bukan hanya menjadi pemain penting bagi Real Madrid, tetapi juga salah satu aset komersial paling berharga yang dimiliki klub raksasa Spanyol tersebut.

(Tribunnews.com/Ali)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.