40 Korban Tribun Ambruk Acara di GOR Satria Purwokerto Masih Dirawat di RS, Panitia Minta Maaf
rika irawati July 28, 2026 10:27 AM

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO -  Hingga Senin (27/7/2026) malam, 40 penonton korban tribun VIP ambruk dalam acara kerjunas drift di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, masih dirawat di rumah sakit.

Panitia memastikan, seluruh biaya perawatan para korban ditanggung.

Data dari panitia, para korban yang masih menjalani rawat inap itu dirawat di sejumlah rumah sakit.

Sementara, 50 korban lain sudah diperbolehkan pulang atau menjalani rawat jalan.

"Peristiwa ini adalah sesuatu yang tidak pernah kami harapkan."

"Kami bertanggung jawab penuh kepada korban, dengan penanganan yang cepat dan tepat, serta turut berkoordinasi dengan pihak terkait," kata Ketua Penyelenggara Speed Fest #2 Yoshua Ernest Yonathan, saat konferensi pers di Purwokerto, Senin malam. 

Baca juga: Panitia tak Menduga Tribun di GOR Satria Banyumas Ambruk, Siap Tanggung Jawab

Selain menanggung seluruh biaya pengobatan korban, panitia siap bekerja sama guna mendukung proses investigasi yang dilakukan kepolisian untuk mengetahui penyebab ambruknya tribun penonton VIP yang terjadi.

Sementara, Wakil Ketua Penyelenggara Speed Fest #2 Putri Danizar menambahkan, pihaknya juga telah berkomunikasi dengan seluruh korban terkait kebutuhan serta proses penanganan yang dibutuhkan.

Putri pun meminta maaf kepada para korban atas insiden yang terjadi.

"Kami masih datang ke rumah sakit. Kami menyampaikan permohonan maaf kepada korban, keluarga korban, dan seluruh pihak yang terdampak."

Ini menjadi duka yang mendalam bagi kami," ujarnya.

"Dan, semua kebutuhan korban menjadi tanggung jawab panitia."

"Rawat inap dan segala macamnya kami tanggung. Seluruh korban ditanggung secara pribadi oleh panitia," tegas Putri.

Dalam Penyelidikan Polisi

Ratusan penonton di tribun tersebut berjatuhan dan saling menimpa.

Baca juga: Ibu Hamil 8 Bulan Jadi Korban Tribun Ambruk GOR Satria Purwokerto, Bupati Sadewo Ungkap Kondisinya

Akibatnya, 90 orang harus dilarikan ke rumah sakit.

Beberapa di antara mereka mengalami patah tulang.

Akibat kejadian ini, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono langsung menghentikan acara.

Bersama panitia, Sadewo langsung mendatangi satu per satu korban yang dirawat di 11 rumah sakit.

Kejadian ini juga dalam penanganan polisi.

Mereka langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sedikitnya 10 saksi untuk mengetahui penyebab insiden ambruknya tribun penonton tersebut. (Tribunbanyumas.com/Permata Putra Sejati)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.