Motif Pembunuhan Kakek 62 Tahun di Kebun Desa Seguring Rejang Lebong, Diduga Dipicu Dendam
Rita Lismini July 28, 2026 01:54 PM

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Polsek Selupu Rejang masih terus menyelidiki kasus tewasnya seorang lansia bernama Wagimin alias Gomble (62) warga Desa Kota Pagu Kecamatan Curup Utara.

Petani ini ditemukan meninggal dengan sejumlah luka di tubuhnya di kawasan perkebunan Desa Seguring, Kecamatan Curup Utara pada Senin (27/7/2026) sore. 

Dari informasi TribunBengkulu.com, hingga saat ini polisi belum menetapkan tersangka. 

Kepolisian masih mengumpulkan alat bukti, memeriksa para saksi, serta memburu pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. 

Namun diduga kuat, aksi pembunuhan itu diduga dipicu karena dendam. 

Kapolsek Selupu Rejang, Iptu Azmi Aryanto, mengatakan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), peristiwa tersebut diduga merupakan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan awal, aksi itu merupakan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Saat ini seluruh rangkaian peristiwa masih didalami,"sampai Kapolsek kepada TribunBengkulu.com pada Selasa (28/7/2026).

Polisi Lakukan Olah TKP dan Periksa Saksi

Iptu Azmi menjelaskan, setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Selupu Rejang langsung mendatangi lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, petugas memastikan adanya seorang korban yang mengalami luka-luka dan kemudian meninggal dunia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi serta keterangan sejumlah saksi, korban diketahui menggunakan sepeda motor kebun saat berada di lokasi kejadian.

Selanjutnya, petugas melakukan olah TKP, mengamankan lokasi, serta meminta keterangan saksi-saksi yang berada di sekitar tempat kejadian.

"Langkah yang kami lakukan meliputi pengecekan lokasi, olah TKP, serta pengumpulan bahan keterangan dari para saksi untuk mengungkap rangkaian kejadian,"jelasnya.

Dugaan Motif Masih Didalami

Terkait motif, Kapolsek menyebut terdapat dugaan sementara bahwa peristiwa tersebut berkaitan dengan persoalan dendam.

Namun, informasi tersebut masih bersifat awal dan belum dapat disimpulkan sebagai motif pasti.

"Sementara memang ada dugaan mengarah pada persoalan dendam. Namun, itu masih merupakan dugaan awal dan saat ini masih didalami oleh penyidik,"paparnya.

Ia menambahkan, fokus penyidik saat ini adalah mengungkap identitas pelaku beserta motif yang melatarbelakangi tindak pidana tersebut.

"Kami terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Mohon masyarakat bersabar dan apabila ada informasi yang dapat membantu penyelidikan, segera disampaikan kepada pihak kepolisian,"tutup Kapolsek. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.