TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Mengetuk pintu rumah warga, menyapa dengan ramah, mendampingi anak-anak belajar dan bermain, hingga bergotong royong membersihkan lingkungan menjadi pengalaman berharga bagi siswa Level IV SD Tahfidzul Qur'an (SDTQ) Al Abidin Surakarta dalam Program IMPACT (Islamic Movement for Positive Action and Community Transformation) yang dilaksanakan beberapa waktu lalu di Desa Krendowahono, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, para siswa belajar mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an secara nyata sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial, kemandirian, dan semangat memberikan manfaat bagi sesama.
Mengusung tema "Menjadi Generasi Qur'ani yang Peduli, Mandiri, dan Berdampak bagi Masyarakat", program ini diikuti oleh 75 siswa Level IV.
Selama dua hari, mereka terjun langsung ke tengah masyarakat untuk belajar melalui pengalaman nyata sekaligus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Baca juga: Srikandi SMPII Al Abidin Berkebaya, Pukau Pengunjung CFD Karanganyar di Hari Kebaya Nasional 2026
Kepala SDTQ Al Abidin Surakarta, Yuli Harimurti, S.Pd., menyampaikan bahwa Program IMPACT merupakan bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang dirancang untuk menguatkan karakter peserta didik.
"Melalui Program IMPACT, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang bermakna kepada anak-anak. Mereka tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga belajar memahami kehidupan masyarakat, melatih kemandirian, menumbuhkan empati, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi Qur'ani yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya," ujar Yuli Harimurti.
Selama pelaksanaan kegiatan, para siswa mengikuti berbagai aktivitas yang terbagi dalam beberapa bidang.
Pada bidang sosial kemasyarakatan dan keagamaan, siswa bersilaturahmi ke rumah-rumah warga, mengikuti kegiatan ibadah bersama, serta membangun budaya gotong royong dan akhlak Islami dalam kehidupan bermasyarakat.
Di bidang pendidikan dan literasi, siswa berperan sebagai mentor sebaya dengan mendampingi anak-anak di desa untuk belajar, bermain edukatif, serta berbagi pengetahuan dan keterampilan sederhana guna menumbuhkan semangat belajar dan budaya literasi.
Sementara itu, pada bidang lingkungan, siswa melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan desa sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Program IMPACT menjadi wadah bagi siswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai yang telah dipelajari di sekolah dalam kehidupan nyata.
Baca juga: SDII Al Abidin Karanganyar Gelar Syahadah Al-Quran, Uji Capaian Hafalan dan Perkuat Generasi Qurani
Selain memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara SDTQ Al Abidin Surakarta dengan masyarakat Desa Krendowahono.
Sebagai lembaga pendidikan dasar Islam yang berkomitmen mencetak generasi penghafal Al-Qur'an yang cerdas, berkarakter mulia, mandiri, serta memiliki kepedulian sosial, SDTQ Al Abidin Surakarta berharap melalui program ini dapat terus melahirkan generasi Qur'ani yang siap memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
(*)