Arkeolog menemukan cengkeh yang diyakini tertua di dunia di Sri Lanka. Temuan ini mengungkap jejak perdagangan rempah kuno dari Asia.
Rempah menjadi bagian penting dalam sejarah kuliner dunia. Di balik aromanya yang khas, beberapa jenis rempah ternyata menyimpan cerita panjang tentang perjalanan manusia dan perdagangan.
Sejak dahulu, rempah bernilai tinggi karena tidak mudah ditemukan di berbagai wilayah. Tak heran jika keberadaannya turut menghubungkan banyak kawasan melalui jalur perdagangan laut.
Dilansir dari Times of India, (23/7/2026), baru-baru ini arkeolog mengumumkan penemuan rempah tertua. Penemuan ini berasal dari sebuah pelabuhan kuno di Sri Lanka.
Tim arkeologi menemukan cengkeh tertua yang usianya ditaksir 1.000 tahun. Foto: iStock
|
Arkeolog meyakini telah menemukan cengkeh tertua di dunia. Cengkeh tersebut ditemukan dalam penggalian di Pelabuhan Mantai, Sri Lanka bagian barat laut.
Temuan ini menjadi menarik sebab cengkeh bukan tanaman asli Sri Lanka. Tanaman tersebut diketahui berasal dari Kepulauan Maluku, Indonesia.
Penemuan cengkeh kuno itu juga memperlihatkan pentingnya Mantai sebagai pusat perdagangan. Pelabuhan tersebut diperkirakan menjadi titik pertemuan pedagang dari berbagai wilayah.
Berdasarkan penanggalan radiokarbon, permukiman Mantai dihuni sejak sekitar 200 SM. Kawasan ini kemudian berkembang menjadi pusat perdagangan penting hingga sekitar 1400 M.
Peneliti menemukan kuncup cengkeh yang berasal dari periode sekitar 900 hingga 1100 M. Jika terkonfirmasi, temuan tersebut menjadi cengkeh arkeologis tertua yang pernah ditemukan.
Uniknya, cengkeh yang ditemukan di Sri Lanka ini diduga berasal dari Maluku, Indonesia. Foto: Getty Images/iStockphoto/deeaf
|
Cengkeh sendiri merupakan kuncup bunga yang belum mekar dari pohon Syzygium aromaticum. Tanaman ini tumbuh alami di Kepulauan Maluku yang dahulu dikenal sebagai Kepulauan Rempah.
Peneliti memperkirakan cengkeh tersebut menempuh perjalanan hampir 7.000 kilometer. Rempah itu diduga berlayar dari Maluku menuju Sri Lanka sebelum diperdagangkan lebih jauh.
Temuan di Mantai tidak hanya berupa cengkeh. Arkeolog juga menemukan delapan butir lada hitam yang dapat dikenali serta sejumlah biji yang diduga merupakan lada.
Sisa lada hitam tertua di lokasi tersebut diperkirakan berasal dari sekitar 600 M. Lada itu diyakini berasal dari kawasan Ghats Barat di India.







