TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan tanggapan atas kritik Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai terkait kebijakan sayembara bagi warga yang membantu menangkap pelaku begal.
Tanggapan tersebut disampaikan Dedi Mulyadi pada Selasa (28/7/2026), menyusul sorotan yang muncul dari pemerintah pusat.
Pria yang akrab disapa KDM itu menyebut terdapat dua alasan utama di balik kebijakan tersebut.
Menurutnya, sayembara digelar untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman serta menekan angka kejahatan jalanan.
Sebelumnya, Menteri HAM Natalius Pigai mengkritik kebijakan tersebut karena dinilai berpotensi memicu tindakan main hakim sendiri.
Menanggapi hal itu, Dedi menegaskan bahwa kebijakan tersebut tetap mengedepankan proses hukum.
Ia memastikan pelaku yang berhasil diamankan harus diserahkan kepada aparat penegak hukum dalam keadaan hidup.
Hingga kini, polemik terkait kebijakan tersebut masih menjadi perhatian publik.
(*)