Musim Kemarau, Dinkes Bengkulu Tengah Sebut Kasus ISPA Mulai Meningkat
Ricky Jenihansen July 28, 2026 03:41 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan di tengah musim kemarau yang masih berlangsung.

Cuaca panas yang lebih ekstrem dari biasanya mulai berdampak pada meningkatnya keluhan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di sejumlah fasilitas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Tengah, Barti Hasibuan, mengatakan berdasarkan laporan dari beberapa puskesmas hingga rumah sakit, jumlah pasien yang datang dengan keluhan maupun gejala ISPA mulai mengalami peningkatan.

"Melihat situasi sekarang dengan kondisi musim kemarau dan cuaca yang panasnya melebihi hari-hari biasa, laporan dari beberapa puskesmas termasuk rumah sakit menunjukkan pasien yang mengeluhkan atau memiliki gejala penyakit ISPA sudah mulai meningkat," kata Barti saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Selasa (28/7/2026).

Ia mengimbau masyarakat agar menjaga kondisi kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mengurangi risiko terserang penyakit, khususnya yang berkaitan dengan saluran pernapasan.

Menurutnya, berdasarkan prediksi yang ada, musim kemarau masih akan berlangsung. Selain itu, saat memasuki masa peralihan musim biasanya terjadi peningkatan berbagai jenis penyakit, terutama penyakit yang menyerang saluran pernapasan.

Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati, menjaga daya tahan tubuh, serta memperhatikan kondisi kesehatan saat beraktivitas sehari-hari.

Barti juga memberikan saran khusus bagi warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan agar menggunakan masker sebagai langkah pencegahan terhadap paparan debu dan polusi yang dapat memicu gangguan pernapasan.

"Kami menganjurkan terutama masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan agar selalu menggunakan masker. Ini merupakan salah satu upaya untuk melindungi diri dari risiko penyakit saluran pernapasan," ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.