Keluarga Betah di Bandung, Matricardi Perpanjang Kontrak dengan Persib hingga 2028
Muhamad Syarif Abdussalam July 28, 2026 06:33 PM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pilar pertahanan Persib Bandung, Patricio Matricardi, membeberkan pertimbangan utama yang mendasari langkahnya untuk tetap mematri ikatan kerja bersama klub berjuluk Pangeran Biru tersebut.

Usai menunjukkan performa memikat sepanjang tahun pertamanya, penggawa yang akrab dipanggil Pato itu menyepakati pembaruan masa bakti yang memastikannya bertahan di Kota Bandung sampai 2028.

Langkah strategis tersebut berpijak pada kalkulasi yang matang dari sang pemain. Palang pintu berpaspor Argentina itu merasa amat kerasan meniti karier profesionalnya di tanah Pasundan.

Di samping terkesan oleh gempita iklim sepak bola tempatnya bernaung, kenyamanan sang kerabat terdekat selama bermukim di Bandung menjadi alasan krusial yang mantap memperkuat pendiriannya.

"Saya suka bermain untuk klub ini. Keluarga saya juga senang tinggal di kota ini. Itulah kenapa saya mengambil keputusan ini (memperpanjang kontrak)," ungkap Pato dilansir laman klub, 28 Juli 2026.

Patricio Matricardi merayakan golnya yang dicetak pada pertandingan Persib vs PSIM di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (4/5/2026).(KOMPAS.com/ADIL NURSALAM)
Patricio Matricardi merayakan golnya yang dicetak pada pertandingan Persib vs PSIM di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (4/5/2026).(KOMPAS.com/ADIL NURSALAM) (Kompas.com)

Mulai bergabung pada awal kompetisi 2025/2026, Matricardi mendadak menjelma sebagai sosok tak tergantikan di sektor benteng pertahanan Maung Bandung.

Pemilik kostum bernomor 48 ini mengemas total 40 pertandingan pada musim debutnya di panggung Super League serta AFC Champions League Two, sembari menyumbangkan kontribusi nyata dalam membawa tim merengkuh trofi juara.

Pencapaian mentereng di kancah nasional tidak lantas memadamkan hasrat sang pemain untuk terus mengukir prestasi tinggi, terutama di ranah regional.

Ia meyakini jam terbang pada edisi sebelumnya bakal menjadi pijakan krusial bagi klub guna menembus fase yang lebih tinggi di Asia, usai laju mereka terhenti pada babak 16 besar.

"Tentu saja, kami semua ingin melangkah lebih jauh di level Asia musim ini. Tantangannya akan besar di musim ini, tapi jika semua melakukannya bersama-sama, saya pikir kami bisa melakukannya," harapnya.

Di kalangan Bobotoh, Matricardi dikenal sebagai sosok yang kalem dan tak banyak tingkah, baik di lapangan maupun di media sosial.

Hal ini di antaranya tampak saat Matricardi mendapat kartu merah pada pertandingan melawan Bali United pada April 2026.

Bobotoh memuji sikap Matricardi yang enggan mendebat wasit dan memilih menerima hukuman tersebut dengan berjalan langsung ke ruang ganti.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.