Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin | Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Pimpinan Dayah QAHA Ukhwatul Qur'an, Tgk Jamaluddin H. Kadir, mengapresiasi Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa, atas pemberian fasilitas transportasi kepada para imum gampong di Kabupaten Aceh Utara.
Sebelumnya, sebanyak 852 imum gampong menerima sepeda motor operasional jenis Honda Beat dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara pada Senin (27/7/2026).
Bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembinaan Syariat Islam sekaligus meningkatkan pelayanan keagamaan hingga ke tingkat gampong.
Menurut Tgk Jamaluddin, kebijakan tersebut tidak sekadar memberikan fasilitas operasional, tetapi juga mencerminkan penghargaan pemerintah terhadap kedudukan dan peran strategis imum gampong dalam kehidupan masyarakat Aceh.
"Apa yang telah dilakukan Bupati hari ini merupakan bentuk pengakuan bahwa imum gampong memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Pengakuan itu diwujudkan melalui pemberian fasilitas sebagai bentuk penghormatan dan memuliakan imum gampong," kata Tgk Jamaluddin dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Selasa (28/7/2026).
Baca juga: Pemkab Aceh Utara Rampungkan Administrasi Penyaluran 852 Sepeda Motor untuk Imum Gampong
Ia menjelaskan, imum gampong memiliki posisi yang sangat penting dalam struktur kehidupan masyarakat Aceh.
Perannya tidak hanya terbatas pada urusan keagamaan, tetapi juga mencakup aspek sosial, adat istiadat, serta berbagai aktivitas kemasyarakatan di tingkat gampong.
Menurutnya, berbagai persoalan yang berkaitan dengan agama, budaya, adat istiadat, hingga kegiatan sosial masyarakat kerap melibatkan imum gampong sebagai tokoh utama.
"Di Aceh, imum gampong memiliki tugas penting di tengah masyarakat. Berbagai persoalan agama, budaya, dan adat istiadat menjadi bagian dari tanggung jawab mereka secara langsung," ujarnya.
Peran tersebut, lanjutnya, semakin terlihat dalam berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari kenduri, walimah, hingga kegiatan keagamaan dan sosial lainnya.
Dalam berbagai aktivitas tersebut, imum gampong menjadi salah satu tokoh yang berada di garis depan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Setiap kenduri, hajatan, walimah, maupun berbagai kegiatan lainnya di gampong, imum gampong menjadi salah satu ujung tombak," katanya.
Baca juga: Rp 3 Miliar untuk Pengadaan Kendaraan Imum Mukim, Bupati Pidie: Keuchik Bisa Beli Sepmor
Karena itu, Tgk Jamaluddin menilai perhatian Pemerintah Kabupaten Aceh Utara kepada para imum gampong patut diapresiasi.
Ia berharap fasilitas transportasi tersebut dapat menunjang mobilitas dan meningkatkan pelayanan para imum gampong kepada masyarakat.
Selain itu, ia berharap kebijakan serupa dapat menjadi contoh bagi pemerintah kabupaten dan kota lainnya di Aceh untuk memberikan perhatian yang sama kepada para imum gampong.
"Apa yang telah dilakukan Ayah Wa hari ini perlu menjadi contoh bagi pemerintah kabupaten dan kota lainnya di seluruh Aceh. Imum gampong merupakan benteng kokoh terakhir dalam menjaga ketertiban masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan imum gampong perlu terus diperkuat karena memiliki hubungan langsung dengan masyarakat, terutama dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, adat istiadat, keharmonisan sosial, serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tingkat gampong.
Menurut Tgk Jamaluddin, penghargaan terhadap imum gampong pada akhirnya bukan hanya bentuk penghormatan kepada individu atau jabatan, tetapi juga penghormatan terhadap institusi keagamaan dan adat yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Aceh.