Basarnas Natuna Gandeng Empat Mitra, Perluas Edukasi Keselamatan dan Perkuat Layanan SAR
Septyan Mulia Rohman July 28, 2026 07:45 PM

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat terus dilakukan Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Natuna.

Tak hanya mengandalkan personel internal, Basarnas kini menggandeng berbagai instansi lintas sektor untuk membangun kolaborasi dalam pelayanan pencarian dan pertolongan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan empat Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Kantor Kementerian Agama Natuna, Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Letung, serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Natuna.

Penandatanganan kerja sama berlangsung di Gedung Pertemuan Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Selasa (28/7/2026) siang. 

Momen itu juga turut disaksikan secara virtual oleh Basarnas Pusat. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Abdul Rahman mengatakan, tugas pencarian dan pertolongan merupakan misi kemanusiaan yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus mempercepat respon saat terjadi keadaan darurat di wilayah Natuna.

"Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini bukanlah hanya formalitas di atas kertas, tapi ini awal dari komitmen kerja nyata," ujar Abdul Rahman.

Ia menjelaskan, kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan difokuskan pada penyelenggaraan edukasi keselamatan.

Serta pelatihan kesiapsiagaan bagi peserta didik di lingkungan sekolah.

Sementara itu, kerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna diarahkan untuk menyinergikan pelaksanaan tugas dan fungsi pencarian dan pertolongan melalui pendidikan di Raudhatul Athfal (RA) dan Madrasah.

"Di sektor transportasi udara, Basarnas Natuna juga menjalin kerja sama dengan UPBU Kelas III Letung Kabupaten Kepulauan Anambas, untuk memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan apabila terjadi kecelakaan pesawat udara,"  terangnya. 

Sedangkan bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Natuna, kerja sama difokuskan pada peningkatan pelayanan pencarian dan pertolongan bagi kelompok rentan, khususnya ibu dan anak.

Abdul Rahman berharap seluruh kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata.

Tetapi benar-benar diwujudkan melalui program nyata, seperti penyusunan rencana aksi, pelatihan bersama, simulasi berkala, hingga koordinasi operasional yang lebih cepat.

"Dengan adanya PKS ini kami berharap terbangun sinergi lintas sektor yang semakin kuat dalam meningkatkan kesiapsiagaan, mempercepat penanganan keadaan darurat, serta memperluas edukasi keselamatan kepada masyarakat untuk pelayanan SAR yang semakin optimal," pungkasnya. (TribunBatam.id/Birri Fikrudin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.