Tak Viral Seperti Anak Terduga Maling, Kondisi Anak Satpam yang Dibunuh di Jatiluhur Disorot Artis
khairunnisa July 28, 2026 09:05 PM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sosok anak bungsu satpam yang tewas mengenaskan dengan kondisi tangan terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat tengah jadi sorotan.

Pasalnya, bocah perempuan itu dibanding-bandingkan dengan kasus anak terduga maling di Bali menangis.

Selain itu, artis Kirana Larasati pun tampak mengurai pendapatnya terkait kasus yang tengah viral.

Kirana menyebut bahwa kasus yang terjadi di Bali itu harus dilihat secara utuh dari berbagai sisi.

Kirana mengaku kasihan dengan anak terduga maling tersebut, tapi enggan ikut euforia artis lain yang iba dengan kasus itu.

"Anaknya kasihan. Kasihannya dari berbagai pov. Kehilangan bapak pasti. Tapi kasihan juga jadi anak yang melihat bapaknya maling. Dan bukan hanya sekali. Banyak POV yang bisa diambil. Bagaimana kalau anak tsb besarnya menormalisasikan maling? Bagaimana kalau anak tsb jadi paham betul bahwa maling itu salah? Semua ada sebab akibat. Bapaknya ambil keputusan untuk jalani hidup dengan maling. Doakan saja anak tsb selalu dilindungi Tuhan terlebih untuk masa depannya," sambungnya.

Selain itu Auditor Kepolisian Itwasum Polri Kombes Pol Dr. Manang Soebeti juga turut menyoroti nasib anak satpam tersebut.

Dalam akun Instagramnya, anggota Polri yang karib disapa Pak Bray itu membagikan postingan soal anak Sumarna.

"Hanya diam, inilah anak Sumarna satpam yang dibunuh di Waduk tangan diborgol," isi tulisan di unggahan Pak Bray.

Baca juga: Penyebab Satpam Tewas Tangan Diborgol di Waduk Jatiluhur Terkuak, Korban Diam-diam Simpan Rahasia

Terkait dengan nasib anak satpam tersebut, istri Sumarna telah mengurai curhatan ke Dedi Mulyadi.

Anak-anak Sumarna rupanya telah mendapatkan santunan serta beasiswa dari pihak pengurus Waduk Jatiluhur.

Ia juga diberikan santunan berupa uang Rp25 juta dari Dedi Mulyadi.

Usai diberikan bantuan biaya, anak Sumarna terlihat langsung menyalami sang Gubernur.

"Yang kelas empat yang mana? oh ini dede. Sekolah ya sekolah," kata Dedi Mulyadi seraya mengusap kepala anak Sumarna.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.