Timnas Voli Putri Korea Selatan Bangkit usai Terdegradasi dari VNL, Srikandi Merah Putih Punya Peran
Dwi Setiawan July 28, 2026 08:38 PM

TRIBUNNEWS.COM - Timnas voli putri Korea Selatan mulai menemukan kembali kepercayaan dirinya setelah melewati periode sulit.

Kebangkitan tersebut menjadi titik balik setelah mereka sempat terpuruk akibat berbagai hasil negatif dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak legenda voli putri Korea Selatan, Kim Yeon-kyung, pensiun dari tim nasional pada 2021, skuad Negeri Ginseng harus menjalani fase regenerasi yang tidak mudah.

Dalam proses tersebut, mereka bahkan menorehkan catatan buruk dengan menelan 30 kekalahan beruntun di Volleyball Nations League 2025 (VNL) hingga harus terdegradasi dari kompetisi tersebut.

Situasi itu sempat membuat masa depan tim dipertanyakan.

Namun, perubahan mulai terlihat setelah Cha Sang-hyun dipercaya menjadi pelatih kepala Timnas voli putri Korea Selatan pada April lalu.

Membawa semangat "Mari kita mulai dari awal lagi", Cha Sang-hyun perlahan membangun kembali mental para pemain.

Program latihan yang diterapkan mulai menunjukkan hasil positif ketika Korea Selatan tampil di berbagai pertandingan internasional.

Baca juga: Hasil Undian Voli AVC Womens Continental Championship 2026: Indonesia Segrup dengan Thailand

SELEBRASI - Skuad Korea Selatan berselebrasi ketika melawan Republik Dominika dalam agenda VNL 2025 Putri pekan kedua di Istanbul, Turki, pada 22 Juni 2025. Progres kecil Korea Selatan di pekan kedua VNL 2025 Putri. (Foto: Volleyballworld)
SELEBRASI - Skuad Korea Selatan berselebrasi ketika melawan Republik Dominika dalam agenda VNL 2025 Putri pekan kedua di Istanbul, Turki, pada 22 Juni 2025. Timnas voli putri Korea Selatan bangkit dari masa sulit dengan juara AVC Cup 2026, Indonesia jadi bagian kebangkitan lewat laga persahabatan. (Volleyballworld)

Juara AVC Cup 2026 Jadi Bukti Kebangkitan

Kebangkitan Korea Selatan terlihat setelah mereka sukses menjuarai AVC Cup 2026 dengan catatan sempurna. 

Bertanding di Candon City Arena, Candon, Filipina, mereka tampil dominan dengan menyapu bersih tujuh pertandingan tanpa kekalahan.

Di laga final, Korea Selatan mengalahkan Taiwan dengan skor telak 3-0 (25-19, 25-19, 25-22).

Trofi AVC Cup 2026 menjadi pencapaian spesial karena diraih setelah era Kim Yeon-kyung berakhir.

Baca juga: Nasib Berbeda Timnas Kamboja: Sepak Bola Dikecam, Voli Diarak Usai Cetak Sejarah

Indonesia Punya Peran dalam Proses Kebangkitan Korea Selatan

Setelah meraih gelar juara AVC Cup 2026, Korea Selatan mengundang Indonesia untuk melakoni laga persahabatan yang terdiri dari tiga pertandingan.

Bertempat di Gimnasium Jecheon, Provinsi Chungcheong Utara, Korea Selatan berhasil mencatat tiga kemenangan beruntun atas Srikandi Merah Putih.

Pada pertandingan pertama, Korea Selatan menang dengan skor 3-1 (23-25, 25-20, 25-13, 25-15), Kamis (23/7/2026).

Kemudian pada laga kedua, Korea Selatan mengalahkan Indonesia dengan skor 3-1 (25-21, 25-22, 19-25, 25-10), Sabtu (25/7/2026).

Pada laga terakhir, Korea Selatan menang dengan skor 3-0 (25-19, 25-22, 25-16), Minggu (26/7/2026).

Gelar juara AVC Cup 2026 serta kemenangan atas Indonesia menjadi modal penting bagi Korea Selatan untuk menghapus bayang-bayang masa sulit setelah terdegradasi dari VNL.

Cha Sang-hyun Ubah Mental Para Pemain

Cha Sang-hyun mengakui dirinya sempat khawatir para pemain Korea Selatan sulit keluar dari tekanan akibat rentetan kekalahan yang panjang.

"Karena voli putri telah mengalami begitu banyak kekalahan di masa lalu, saya khawatir ketika pertama kali datang bahwa para pemain mungkin akan terjerumus dalam mentalitas pesimis," kata Cha Sang-hyun, dikutip dari News1.

Namun, ia memberikan apresiasi terhadap kerja keras para pemain yang mampu menjalankan instruksi dengan baik.

"Untungnya, para pemain mengikuti arahan saya dengan tekun. Dipimpin oleh Kapten Kang So-hwi, semua orang bermain dalam pertandingan tanpa bisa beristirahat," tambah Cha Sang-hyun.

Mulai Percaya Proses

Masih dikutip dari sumber yang sama, perubahan mental dalam tubuh tim juga dirasakan langsung oleh para pemain.

Kapten Korea Selatan, Kang So-hwi, menilai perjalanan sulit yang mereka lalui menjadi bagian penting dari proses perkembangan tim.

"Ada saat ketika kami terus kalah, tetapi kami menganggap proses itu sendiri penting. Berkat itu, kami berada di posisi kami sekarang."

"Seiring kami terus memenangkan pertandingan, moral kami jelas meningkat. Saya menantikan pertandingan-pertandingan mendatang," kata Kang So-hwi.

Terdekat, Kang So-hwi dkk akan tampil di AVC Women's Continental Championship 2026 dan Asian Games 2026.

AVC Women's Continental Championship 2026 bakal digelar di Tianjin, China, pada 21-30 Agustus.

Sedangkan Asian Games 2026 akan diselenggarakan di Aichi dan Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober.

(Tribunnews.com/Isnaini)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.