TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sembilan sosok penting kini dipercaya sebagai Tim Penasihat PT Hadin Metavisi Akademika Universitas Hasanuddin.
PT Hadin Metavisi Akademika didirikan di Makassar tanggal 30 Mei 2022 dengan Akta Pendirian Nomor 5 tanggal 30 Mei 2022.
Sebagai bagian dari Unhas, Hadin Group membawahi seluruh badan usaha yang ada di bawah Direktorat Pengembangan Usaha dan Pemanfaatan Aset.
Tujuannya agar menjadi perusahaan yang mendukung inovasi dan pengoptimalisasian aset Unhas.
Serta membantu Unhas dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, menumbuhkan kewirausahaan (entrepreneurship) yang akan memajukan perekonomian di Sulsel.
Jajaran Tim Penasihat dipimpin Hendra Noor Saleh sebagai Ketua.
Baca juga: Unhas Perkuat Peran Orang Tua dalam Pendampingan Penggunaan Internet Anak di Selayar
Sebagai sekretaris ada Anwar Mattawape.
Anggota tim terdiri dari Asmawi Syam, Iqbal Latanro, Haedar A Karim, William P. Sabandar, H Andi Idris Manggabarani, Muhammad Fankar Umran serta Dr Andi Afdal Abdullah.
"Ini menjadi momentum yang baik untuk Hadin berbenah dan meningkatkan usaha-usaha yang sementara dikelola dengan inovasi dan arahan serta pentunjuk dari para penasehat hadin dalam pengeloalam usaha dan bisnis," kata Wakil Rektor Unhas Bidang Inovasi dan Pengelolaan Usaha, Prof Amir Ilyas saat dihubungi Tribun-Timur.com pada Selasa (28/7/2026).
Berikut Profil 9 Sosok Tim Penasihat PT Hadin Metavisi Akademika Unhas
Hendra Noor Saleh
Hendra Noor Saleh merupakan sosok ahli strategi bisnis, tata kelola dan pengembangan jejaring alumni.
Ia merupakan professional media dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di Kopas Gramedia.
Saat ini dirinya merupakan Komisaris Utama Unhas TV dan Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi (IKAFE) Unhas.
Salah satu pencapaiannya menjadi Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo.
PT Dyandara Promosindo dikenal sebagai penyelenggara Indonesia International Motor Show (IIMS)
Hendra memiliki latar belakang akademik yang kuat.
Gelar sarjana diraih di Unhas. Kemudian gelar Magister Manajemen Komunikasi dari Universitas Indonesia.
Lalu Doctor of Business Administration (DBA) dari Philippine Women's University, Manila.
Serta Doktor Ilmu Manajemen dari Universitas Tarumanagara dengan predikat cumlaude.
Iqbal Lantaro
Iqbal Latanro lahir pada 5 Oktober 1958 di Sulawesi Selatan.
Sosoknya dikenal sebagai sosok profesional di industri keuangan dan perbankan Indonesia.
Pendidikan Sarjana Ekonomi diraih dari Unhas pada tahun 1983.
Kemudian melanjutkan studi Pascasarjana Manajemen Bisnis di Unhas dan lulus pada tahun 1998.
Selain pendidikan formal, Iqbal juga aktif mengikuti berbagai pelatihan dan workshop internasional terkait manajemen keuangan dan perbankan.
Karirnya begitu cemerlang. Pernah menjadi Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (BTN).
Pernah juga sebagai Direktur Utama PT Taspen (Persero).
Asmawi Syam
Asmawi Syam lahir di Ujung Pandang pada 16 Agustus 1966.
Ia merupakan alumni Fakultas Ekonomi Unhas.
Karirnya begitu Panjang di PT Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Selama 37 tahun dirinya menjalani profesi dari staf hingga pernah menjadi Direktur Utama Bank BRI.
Asmawi Syam sosok penting dalam perjalanan bisnis BRI.
Asmawi Syam ada dibalik meluncurkan kartu kredit perdana.
Kemudian berperan penting saat BRI masuk ke industri strategis dengan mendanai proyek di PT Dirgantara Indonesia dan PT Pindad serta membantu program transformasi PT KAI.
Karirnya juga pernah menjadi Direktur Utama PT Askrindo.
Lalu Komisaris Independen di PT Bank Negara Indonesia (BNI).
Asmawi Syam dikenal ahli dalam transformasi bisnis, tata kelola dan strategi keuangan.
Haedar A Karim
Haedar A Karim lahir di Ujung Pandang pada 15 November 1959.
Karirnya begitu panjang di PT Nindya Karya (Persero) sejak tahun 1986.
Puncaknya ketika dipercaya menjadi Direktur Utama PT Nindya Karya pada 2020 -2023.
Alumnus Teknik dari Universitas Hasanuddin Makassar (1985) ini sebagai Plt Direktur Utama berdasarkan keputusan Dewan Komisaris No SK-56/KOM/08/2019.
Sebelum terpilih sebagai Dirut pernah menduduki jabatan penting antara lain General manager Teknik dan Pemasaran serta Kepala Divisi Kontruksi dan Properti.
Haedar A Karim pernah menjabat Ketua IKA Teknik Unhas dua periode.
William P Sabandar
William Sabandar seorang ahli di bidang transportasi dan rekonstruksi pascabencana.
Ia merupakan ahli teknik sipil yang pernah berkarir di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Puncak karinya ketika menjabat Presiden Direktur PT MRT Jakarta tahun 2016-2022.
Saat menjabat Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar menghasilkan berbagai pencapaian.
Diantaranya sebagai Indonesia Best CEO 2021 dari Majalah SWA dan Best CEO 2022 dari GRC Award by Business News.
Bahkan terpilih sebagai Presiden Asosiasi Transportasi Cerdas Indonesia (ITS Indonesia) periode 2020—2023.
Dirinya juga pernah menjadi Chief Operating Officer Indonesia Business Council (IBC).
Muhammad Fankar Umar
Pria kelahiran Soppeng, 1 Januari 1964 ini juga dipercaya sebagai tim penasihat PT Hadin Metavisi Akademika.
Fankar menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Hasanuddin pada 1987.
Kemudian meraih gelar Magister Bisnis dan Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada pada 2013.
Dirinya saat ini juga menjabat Direktur Utama PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo).
Sebelum memimpin Askrindo, Fankar menjabat sebagai Direktur Utama PT BRI Asuransi Indonesia (2020–2023).
Pernah juga Kepala Wilayah Kantor Jakarta 2 PT Bank Rakyat Indonesia (2018–2020).
Pengalaman manajerial di dua institusi besar ini menjadi modal dalam mengembangkan PT Askrindo.
Andi Afdal Abdullah
Andi Afdal lahir di Makassar tanggal 11 Mei 1973.
Ia lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanudin pada tahun 1998.
Setelah itu terbang ke Yogyakarta, mengambil Magister Manajemen di Universitas Gajah Mada dan lulus tahun 2016.
Kemudian gelar Doktor Ekonomi Kesehatan diraih di Universitas Indonesia.
Karirnya begitu panjang di PT Askes.
Mulai dari Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan PT Askes (Persero) Tahun 2004.
Lalu menjadi kepala cabang tahun 2005 hingga menjabat sebagai Kepala Grup Manajemen Manfaat (General Manager) PT Askes (Persero) pada tahun 2012.
Lalu menjadi Deputi Direksi Manajemen Data dan Informasi BPJS Kesehatan pada tahun 2020.
Saat ini menjabat sebagai Direktur Operasional Perum Bulog.
Anwar Mattawape
Anwar Mattawape merupakan founder PT Titah Group.
Titah Group memiliki sejumlah lini bisnis.
Mulai dari pertambangan, industri kreatif, hingga sektor yang berbasis akademik seperti law firm.
Dirinya merupakan sekretaris IKA Teknik Unhas.
Dalam tim penasihat PT Hadin, Anwar Mattawape juga menjabat sebagai sekretaris.
Idris Manggabarani
Idris Manggabarani lahir di ujung pandang 27 Januari 1964.
Dirinya merupakan komisaris Utama IMB Group.
IMB Group bergerak di bidang perhotelan, perumahan, otomotif, konstruksi hingga investasi.
IMB Group berdiri tahun 1994. Saat ini ia duduk komisaris Utama, sedangkan direktur utama ada anaknya, Rahmat Manggabarani.
Karena kiprah bisnisnya itu, Idris Manggabarani pernah dipercaya jadi Wakil Ketua Umum Kadin Sulawesi Selatan pada 2003-2011.
Idris Manggabarani juga pernah menjadi Ketua DPD REI Sulsel.
Ia merupakan Wakil Ketua Umum IKA Pusat Unhas.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Faqih Imtiyaaz