Tiket Kereta RI Vs 3 Negara Ini, Mana yang Paling Sayang Keluarga?
GH News July 28, 2026 10:09 PM
Jakarta -

Setiap negara memiliki aturan mereka sendiri, termasuk soal harga tiket transportasi seperti kereta. ternyata, kebijakan tiap negara soal usia anak yang boleh naik gratis hingga kapan mereka wajib membeli tiket berbeda.

Ternyata ada lho, kereta di negara tertentu yang memperbolehkan dua anak naik secara gratis bersama satu orang dewasa. Bahkan, ada yang menggratiskan hingga empat anak dalam satu perjalanan.

Berikut perbandingan aturan naik kereta di Indonesia vs negara lain:

Empat Anak Gratis Naik Kereta di Jerman

Jerman menjadi salah satu negara dengan kebijakan paling murah hati. Anak dengan usia hingga 5 tahun selalu dapat naik gratis. Sementara itu, anak usia 6-14 tahun juga bisa naik gratis apabila bepergian bersama penumpang berusia minimal 15 tahun.

Menariknya, satu tiket dewasa dapat mencantumkan hingga empat anak dalam rentang usia tersebut tanpa biaya tambahan. Namun, jika anak usia 6-14 tahun bepergian sendiri, mereka harus membeli tiket anak yang umumnya bertarif sekitar 50 persen dari harga dewasa. Mulai usia 15 tahun, tarif dewasa berlaku penuh.

Di Jepang, Anak Ketiga Baru Wajib Bayar

Jepang memiliki salah satu aturan yang cukup unik. Di jaringan Japan Railways (JR), bayi dengan usia di bawah 1 tahun dan anak usia 1-5 tahun ( umumnya bisa naik gratis selama tidak menggunakan kursi sendiri.

Namun ada syarat penting. Satu penumpang dewasa atau satu anak yang membayar tiket hanya boleh membawa maksimal dua anak usia 1-5 tahun secara gratis. Jika membawa tiga anak atau lebih, maka anak ketiga dan seterusnya wajib membeli tiket anak.

Aturan yang sama juga berlaku bila anak menggunakan kursi reservasi sendiri atau bepergian tanpa pendamping. Sementara itu, anak usia 6-11 tahun dikenakan tarif anak, yakni sekitar setengah harga tiket dewasa untuk sebagian besar jenis tiket JR. Mulai usia 12 tahun, penumpang membayar tarif dewasa, meski ada pengecualian bagi siswa sekolah dasar.

Di China, Anak Kedua Sudah Harus Bayar

China juga menerapkan kebijakan yang cukup ramah keluarga. Seorang penumpang dewasa dapat membawa satu anak berusia di bawah 6 tahun secara gratis tanpa membeli tiket.

Apabila satu orang dewasa membawa dua anak atau lebih yang masih berusia di bawah 6 tahun (atau tinggi di bawah 120 cm), hanya satu anak yang bisa naik tanpa biaya. Anak kedua dan seterusnya wajib membeli tiket anak.

Sementara itu, anak usia 6-14 tahun dikenakan tarif anak, yaitu setengah harga tiket dewasa, sedangkan penumpang berusia 14 tahun ke atas wajib membeli tiket dewasa.

Indonesia Gratiskan Satu Anak

Sama seperti di China, Indonesia juga hanya memperbolehkan satu penumpang dewasa membawa satu anak secara gratis. Bedanya, batas usia anak yang mendapat fasilitas tersebut lebih rendah.

Di Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menetapkan penumpang berusia di bawah 3 tahun sebagai infant. Satu penumpang dewasa hanya boleh membawa satu infant secara gratis dengan syarat tidak menggunakan kursi sendiri atau dipangku selama perjalanan.

Jika infant mengambil tempat duduk, atau seorang dewasa membawa infant kedua, maka anak tersebut wajib membeli tiket dengan tarif penuh. Mulai usia 3 tahun, anak harus memiliki tiket sendiri dan memperoleh tempat duduk. Beda negara, beda pula aturannya. Dari perbandingan ini, Jerman menjadi yang paling longgar untuk keluarga, sementara Indonesia masih menerapkan aturan yang relatif lebih ketat bagi penumpang yang bepergian bersama anak kecil.

Aturan ini yang membuat seorang warga mengadu ke Mahkamah Konstitusi. Warga bernama Jangkung Sido Sentosa mengajukan gugatan terhadap UU Perkeretaapian ke Mahkamah Konstitusi. Dia meminta MK mengubah aturan agar anak berusia 0 hingga 5 tahun dapat fasilitas tiket gratis.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.