PSMS vs Persebaya, Pelatih Ayam Kinantan Siap Beri Kejutan, Tavares Tak Pandang Remeh Lawan
Luky Setiyawan July 28, 2026 11:57 PM

TRIBUNJATIMTIMUR.COM - Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, dan juru taktik Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, berkomentar jelang laga kedua tim di Piala Presiden 2026.

Sebagai informasi, laga Piala Presiden 2026 antara PSMS Medan vs Persebaya Surabaya akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Rabu (29/7/2026) besok malam WIB.

Laga PSMS Medan vs Persebaya Surabaya merupakan rangkaian matchday kedua Grup B Piala Presiden 2026.

Kedua tim diketahui meraih hasil berbeda pada laga pertama babak grup, Minggu 26 Juli 2026.

Baca juga: Potensi Persebaya Datangkan Pemain Baru, Bernardo Tavares Telah Beri Isyarat

Baca juga: Bukan Juara, Bernardo Tavares Ungkap Target Persebaya di Piala Presiden 2026

PSMS Medan takluk dari Port FC dengan skor 0-2, sementara Persebaya Surabaya menang atas Persija Jakarta dengan skor 1-0.

Jelang laga ini, Eko Purdjianto selaku pelatih PSMS Medan sudah siapkan jurus untuk meredam kekuatan Persebaya Surabaya.

Ia menyebut tim sudah mengantongi kekuatan Persebaya Surabaya dan mengevaluasi PSMS Medan dari Port FC.

"Kita tahu Persebaya tim bagus, apalagi mereka bermain di kandang. Tapi kami sudah analisa Persebaya, sudah kami siapkan taktikal untuk mengantisipasi permainan mereka," kata Eko Purdjianto, setelah latihan tim di Lapangan Thor, Selasa (28/7/2026).

Eko percaya dengan kemampuan skuad asuhannya, meski menjadi satu-satu tim peserta yang berasal dari tim Liga 2 atau Championship.

"Saya yakin, dengan kerja keras dan semangat para pemain untuk pertandingan lawan Persebaya besok. Tim memiliki motivasi lebih," tambahnya.

Dalam analisanya, Eko tidak akan menerapkan penjagaan khusus pada pemain tertentu. Baginya, semua pemain Persebaya sangat berbahaya.

"Semuanya, kita tahu Persebaya banyak pemain bagus, banyak pemain baru, asing terutama. Tapi kami sudah analisa lewat video dan siapkan antisipasi," tegas Eko.

"Kami akan berusaha menampilkan permainan terbaik," tambahnya.

Eko tidak menutup kemungkinan akan melakukan rotasi ketika meladeni Persebaya. Selain kebutuhan strategi, memperhatikan kebugaran pemain juga menjadi salah satu alasan.

"Ada rotasi, ini kan pramusim. Beberapa pemain juga kemarin belum dimainkan, ada kesempatan bermain lawan Persebaya dan Persija nanti untuk melihat taktik dan fisik untuk pemantapan tim jelang Liga 2," pungkas Eko.

Sementara itu, Bernardo Tavares sebagai pelatih Persebaya Surabaya secara tegas enggan meremehkan PSMS Medan.

Meski di atas kertas jelas Persebaya Surabaya lebih diunggulkan, PSMS Medan menjadi satu-satunya peserta Piala Presiden 2026 yang berasal dari tim Championship atau Liga 2.

"Kami tidak bisa berpikir, karena mereka (PSMS Medan) tim liga kedua, pertandingan akan mudah. Terkadang, pertandingan seperti inilah yang paling sulit," kata Bernardo Tavares setelah latihan tim di Lapangan ABC Kompleks Stadion GBT, Selasa (28/7/2026).

Begitu juga dengan hasil buruk PSMS Medan yang kalah 0-2 dari Port FC, ia menyebut itu tidak bisa dijadikan patokan.

"Karena pertandingan selanjutnya akan berbeda. Mereka akan bermain melawan tim sesama Indonesia," tambahnya.

Pelatih asal Portugal itu yakin, PSMS Medan lebih memahami karakter Persebaya Surabaya dibandingkan pertandingan pertama ketika mereka menghadapi tim asal Thailand, Port FC.

Faktor lain ubahan jadwal pertandingan, dimana laga sebelumnya PSMS Medan bermain sore hari.

"Pertandingan akan lebih intens, karena mereka bermain di siang hari melawan tim Thailand. Jadi saya yakin besok malam mereka akan bermain dengan intensitas yang lebih tinggi," terang Bernardo Tavares.

"Jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami," tambahnya.

Sulitnya menghadapi tim yang berkompetisi satu level di bawahnya, dicontohkan Bernardo Tavares ketika Persebaya ditahan imbang 2-2 PSIS Semarang, pada uji coba bertajuk 99th Anniversary Game di Stadion GBT Minggu (19/7/2026).

"Kami unggul 2-0, dan setelah kami mengganti banyak pemain, kami justru kebobolan dua gol," terang pelatih berusia 46 tahun itu.

Tentangan lain, tentu kebugaran pemain. Dimana jadwal padat membuat kondisi fisik pemain kewalahan. Apalagi ini masih awal musim, kondisi pemain belum 100 persen.

"Mari kita lihat bagaimana latihan ini akan berjalan, dan bagaimana mereka akan tidur untuk besok pagi. Kita tahu pemain mana yang berharga untuk pertandingan ini," terangnya.

Bernardo Tavares menegaskan, semua pemain memiliki peluang sama untuk diturunkan. Tidak hanya memproritaskan pemain asing.

"Jika saya melihat pemain lokal menunjukkan performa lebih baik daripada pemain asing, maka pemain lokal yang akan bermain. Semua pemain memiliki peluang bagus untuk bermain," pungkas Bernardo Tavares.

(Khairul Amin/TribunJatimTimur.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.