Profil Muh Ikram Ketua PC IPNU Pinrang, Titip Harapan Besar di Muktamar Nahdlatul Ulama
Alfian July 29, 2026 12:07 AM

TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, mengirim satu delegasi atau perwakilan untuk meramaikan Muktamar. 

Muktamar ke-35 NU akan diselenggarakan pada 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Keputusan resmi ini ditetapkan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam rapat gabungan di Jakarta.

Ketua PC IPNU Pinrang, Muh Ikram, menjelaskan bahwa keterlibatan kadernya dalam forum nasional tersebut didapatkan melalui jatah kuota dari PCNU Pinrang.

"Dari IPNU sendiri dapat satu kuota dari PCNU untuk ikut terlibat dalam Muktamar, tapi hanya sebagai tim rombongan liar atau tim penggembira," kata Ikram kepada Tribun-Timur.com saat dikonfirmasi via telpon, Selasa malam (28/7/2026). 

Baca juga: Menag Nazaruddin Umar Ajak MA IPNU Atasi Masalah Bangsa

Keberangkatan utusan IPNU Pinrang menuju arena Muktamar NU tersebut dipastikan bakal menempuh perjalanan menggunakan transportasi jalur laut.

"Nah, kalau untuk IPNU ini alhamdulillah berangkatnya melalui kapal laut," ungkapnya.

Proses pendaftaran hingga kepastian berangkatnya delegasi IPNU Pinrang ini tidak lepas dari adanya dukungan serta bantuan penuh para alumni.

"Ini kita alhamdulillah IPNU Pinrang melalui dukungan dari alumni, alhamdulillah ada bantuan dana sehingga bisa ikut," tuturnya.

Menjelang pelaksanaan Muktamar NU, Ikram berharap ajang musyawarah tertinggi tersebut melahirkan kepemimpinan yang mampu menjaga marwah organisasi.

"Semoga yang dimandat sebagai Ketua PBNU nantinya bisa memberikan warna dan mengembalikan marwah Nahdlatul Ulama," harapnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengurus pusat ke depan dalam merangkul serta mengayomi seluruh badan otonom secara adil dan proporsional.

"Mudah-mudahan Ketua PBNU setelah ini betul-betul bisa adil kepada seluruh banom," harap Ikram.

Terkait dinamika bursa calon Ketua Umum PBNU, Ikram menanggapi munculnya nama Anre Gurutta Prof Nasaruddin Umar dan KH Yahya Cholil Staquf.


"Kalau harapan kami, insya Allah kalau Anre Gurutta Prof Nasaruddin yang menjabat, terasa sangat besar harapan kami," ungkapnya.

Meski demikian, ia menyadari realitas politik organisasi yang mana figur dari Pulau Jawa masih memiliki basis dukungan yang sangat kuat.

"Kalau melihat peluang, sampai hari ini dari tentunya dari Jawa itu belum tentu mau melepaskan jabatan ketua umum itu," jelasnya.

Ikram menilai sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama di Pulau Jawa menjadi salah satu faktor penentu konstelasi pemiihan kepemimpinan di tingkat pusat.

"Lagi-lagi kan NU itu berdiri di Pulau Jawa terdahulu," tuturnya. 

Profil Muh Ikram

Ketua PC IPNU Pinrang Muh Ikram (24) membagikan perjalanan karier organisasinya. 

Sebelum mengemban amanah sebagai ketua, pria kelahiran Pinrang ini tercatat mulai aktif berorganisasi sejak duduk di bangku madrasah tsanawiyah atau MTS Pinrang. 

Ikram bergabung di IPNU pada tahun 2017 akhir saat lulus Mts. 

Sementara untuk jenjang pendidikan madrasah Aliyahnya di MAN Pinrang di tahun 2020.

Perjalanan kepengurusan Ikram di tingkatan cabang diawali dengan menjabat sebagai Koordinator Departemen Kaderisasi pada rentang tahun 2018 hingga 2021.

Karier organisasinya terus menanjak hingga dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua 5 Bidang Keagamaan PC IPNU Pinrang periode 2021-2023.

Muh Ikram sendiri menjabat sebagai Ketua PC IPNU pada tahun 2025 sampai 2027.

Ikram menceritakan bahwa motivasi utamanya bergabung dengan IPNU adalah keinginan kuat untuk berproses menjadi pribadi yang jauh lebih baik.

Di luar aktivitas organisasi kepemudaan, mahasiswa STKIP DDI Pinrang ini memiliki hobi di bidang olahraga khususnya cabang sepak bola dan futsal.(*)


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.