Nasib Anak Satpam yang Dibunuh di Jatiluhur, Didatangi Dedi Mulyadi, Tak Seviral Anak Terduga Maling
Listusista Anggeng Rasmi July 29, 2026 08:04 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sosok anak bungsu Sumarna, satpam yang ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi tangan terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, kini turut menjadi sorotan publik.

Perhatian terhadap bocah perempuan tersebut muncul setelah nasibnya dibandingkan dengan anak terduga maling di Bali berinisial KD yang sebelumnya ramai menjadi perbincangan masyarakat.

Keduanya sama-sama harus kehilangan sosok ayah dalam kondisi tragis, namun anak Sumarna dinilai belum mendapatkan perhatian publik sebesar yang diterima anak KD.

Dibandingkan dengan Anak Maling Ayam di Bali

Selain itu, artis Kirana Larasati pun tampak mengurai pendapatnya terkait kasus yang tengah viral.

Kirana menyebut bahwa kasus yang terjadi di Bali itu harus dilihat secara utuh dari berbagai sisi.

KASUS AYAH DIBUNUH: Tangkapan layar momen saat anak satpam yang tewas menyalami Gubernur Dedi Mulyadi, Selasa (28/7/2026). Tak terlalu viral seperti kasus anak terduga maling di Bali, kondisi anak dari satpam korban pembunuhan di Waduk Jatiluhur disorot para artis.
KASUS AYAH DIBUNUH: Tangkapan layar momen saat anak satpam yang tewas menyalami Gubernur Dedi Mulyadi, Selasa (28/7/2026). Tak terlalu viral seperti kasus anak terduga maling di Bali, kondisi anak dari satpam korban pembunuhan di Waduk Jatiluhur disorot para artis. ((Ist)/Youtube Dedi Mulyadi)

Baca juga: Chat Terakhir Sumarna Satpam yang Tewas Terborgol di Jatiluhur, Istri Cemas Suami Tak Bisa Dihubungi

Kirana mengaku kasihan dengan anak terduga maling tersebut, tapi enggan ikut euforia artis lain yang iba dengan kasus itu.

"Anaknya kasihan. Kasihannya dari berbagai pov. Kehilangan bapak pasti. Tapi kasihan juga jadi anak yang melihat bapaknya maling. Dan bukan hanya sekali. Banyak POV yang bisa diambil. Bagaimana kalau anak tsb besarnya menormalisasikan maling? Bagaimana kalau anak tsb jadi paham betul bahwa maling itu salah? Semua ada sebab akibat. Bapaknya ambil keputusan untuk jalani hidup dengan maling. Doakan saja anak tsb selalu dilindungi Tuhan terlebih untuk masa depannya," sambungnya.

Selain itu Auditor Kepolisian Itwasum Polri Kombes Pol Dr. Manang Soebeti juga turut menyoroti nasib anak satpam tersebut.

Dalam akun Instagramnya, anggota Polri yang karib disapa Pak Bray itu membagikan postingan soal anak Sumarna.

"Hanya diam, inilah anak Sumarna satpam yang dibunuh di Waduk tangan diborgol," isi tulisan di unggahan Pak Bray.

Terkait dengan nasib anak satpam tersebut, istri Sumarna telah mengurai curhatan ke Dedi Mulyadi.

Anak-anak Sumarna rupanya telah mendapatkan santunan serta beasiswa dari pihak pengurus Waduk Jatiluhur.

Ia juga diberikan santunan berupa uang Rp25 juta dari Dedi Mulyadi.

Usai diberikan bantuan biaya, anak Sumarna terlihat langsung menyalami sang Gubernur.

"Yang kelas empat yang mana? oh ini dede. Sekolah ya sekolah," kata Dedi Mulyadi seraya mengusap kepala anak Sumarna.

(Tribunnewsmaker.com/ TribunnewsBogor/ Khairunnisa)


© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.