Erick Thohir Beberkan Alasan Digelarnya FIFA ASEAN Cup 2026, Pastikan Indonesia Jadi Tuan Rumah
Arif Tio Buqi Abdulah July 29, 2026 08:30 AM

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkap alasan di balik digelarnya FIFA ASEAN Cup 2026 yang diprakarsai langsung oleh FIFA sebagai bagian dari pengembangan sepak bola di kawasan Asia dan Asia Tenggara.

Dalam kesempatan yang sama, Erick juga memastikan Indonesia resmi ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaraan turnamen tersebut bersama Hong Kong.

FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 23 September hingga 3 Oktober 2026 dan akan menjadi kompetisi regional pertama di Asia Tenggara yang berada langsung di bawah naungan FIFA.

Menurut Erick Thohir, kehadiran turnamen ini merupakan bentuk keseriusan FIFA dalam memperluas investasi dan meningkatkan kualitas persaingan sepak bola di kawasan Asia.

Ia menjelaskan, langkah tersebut diambil setelah FIFA menilai penyelenggaraan FIFA Arab Cup sukses meningkatkan daya saing negara-negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika.

DINAMIKA TIMNAS - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir saat diwawancarai terkait perkembangan Timnas Indonesia usai menghadiri diskusi sepakbola yang diadakan PSSI Pers di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Tribunnews/Abdul Majid
DINAMIKA TIMNAS - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir saat diwawancarai terkait perkembangan Timnas Indonesia usai menghadiri diskusi sepakbola yang diadakan PSSI Pers di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Tribunnews/Abdul Majid (Tribunnews.com/Abdul Majid)

"Ya, FIFA ASEAN saya rasa event terbesar yang akan ada di Asia Tenggara di bawah payung FIFA. Dan sepertinya kan FIFA akan mendorong banyaknya kompetisi di belahan Asia sebelah sini sekarang," ujar Erick Thohir, dikutip dari BolaSport.com.

Erick mengatakan FIFA ingin menghadirkan lebih banyak turnamen internasional agar kualitas tim-tim Asia terus meningkat, terutama dalam persaingan menuju Piala Dunia.

"Ya, karena memang kan sukses daripada FIFA Arab Cup juga sudah terbukti ketika banyak pertandingan negara-negara Timur Tengah dengan beberapa negara Afrika."

"Itu intinya ingin meningkatkan kualitas dari persaingan negara-negara Asia untuk Piala Dunia ke depan atau regional," lanjutnya.

FIFA Mulai Berinvestasi di Asia Tenggara

Erick menilai FIFA kini mulai memberikan perhatian lebih besar terhadap perkembangan sepak bola di Asia Tenggara.

Karena itu, FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi salah satu proyek penting yang diharapkan mampu meningkatkan level kompetisi di kawasan tersebut.

Selain melibatkan negara-negara ASEAN, FIFA juga disebut akan mengundang sejumlah negara dari luar Asia Tenggara agar kualitas persaingan semakin kompetitif.

"Nah, sama, sekarang FIFA sudah mulai mengukur FIFA ASEAN, ya ini plus kan, makanya ada beberapa negara yang diundang nantinya tentu itu," kata Erick.

Ia menambahkan, konsep tuan rumah pun tidak hanya melibatkan negara anggota ASEAN.

"Dan juga zona daripada tuan rumahnya juga tidak hanya di Asia Tenggara. Ini bagian FIFA berinvestasi melihat kesempatan pengembangan sepak bola yang ada di regional Asia Tenggara dan sekitarnya. Nah, kita tunggu saja," ujarnya.

Baca juga: Dony Tri Pamungkas dan Kepercayaan John Herdman, dari Potensi hingga Andalan Timnas Indonesia

Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah

FIFA SERIES - Timnas Indonesia, sebelum melawan Timnas Bulgaria pada FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Senin (30/3/2026). Timnas Indonesia sementara tertinggal 1-0 di babak pertama, difoto menggunakan Canon EOS R5 Mark II
FIFA SERIES - Timnas Indonesia, sebelum melawan Timnas Bulgaria pada FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Senin (30/3/2026). Timnas Indonesia sementara tertinggal 1-0 di babak pertama, difoto menggunakan Canon EOS R5 Mark II (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Dalam kesempatan tersebut, Erick Thohir memastikan Indonesia dipercaya menjadi salah satu tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Hong Kong.

Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa PSSI masih menunggu arahan lebih lanjut dari FIFA terkait bentuk kerja sama penyelenggaraan turnamen tersebut.

"Dan kami sekarang sedang menunggu seperti apa kerja sama dari FIFA dengan kita sebagai tuan rumah," ucap Erick.

"Dan sepertinya ada dua nanti tuan rumahnya, Indonesia sama Hong Kong kalau enggak salah," lanjutnya.

Erick juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan penuh pemerintah terhadap pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah.

Menurutnya, surat dukungan pemerintah telah dikirimkan kepada Presiden FIFA sebagai bagian dari proses penunjukan tuan rumah.

"Alhamdulillah Bapak Presiden, saya mengucapkan terima kasih sudah mengeluarkan dukungan pemerintah yang sudah dikirimkan kepada Presiden FIFA," kata Erick.

Masih Tunggu Pengumuman Resmi FIFA

Hingga kini, FIFA belum mengumumkan secara resmi jumlah peserta maupun format penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026.

Erick mengatakan pembagian grup, komposisi peserta hingga sistem penentuan unggulan sepenuhnya menjadi kewenangan FIFA.

Ia berharap dalam satu hingga dua pekan mendatang FIFA segera merilis informasi resmi mengenai format turnamen tersebut.

"Nanti kita lihat seperti apa pembagian wilayahnya, timnya, komposisi ranking-nya, itu semua kan memang domainnya FIFA," tutur Erick.

"Dan mudah-mudahan kalau satu dua minggu ada pengumuman dari FIFA langsung, ya kami sangat senang. Berarti di September-Oktober ini akan menjadi kegiatan besar kembali sepak bola lagi," pungkasnya.

Dengan Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah bersama Hong Kong, FIFA ASEAN Cup 2026 diharapkan menjadi momentum penting bagi perkembangan sepak bola nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat penyelenggaraan turnamen internasional di kawasan Asia.

(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama) (BolaSport.com/Wila Wildayanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.