2 Hektare Lahan Semak Belukar Hangus Terbakar di Mamuju Tengah
Abd Rahman July 29, 2026 10:47 AM

 

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Dusun Batu Karampuang, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.

Kebakaran yang melanda lahan semak belukar bekas persawahan itu terjadi pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Mamuju Tengah, Irsyad, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Rabu (29/7/2026).

Baca juga: Pimpinan DPRD Sulbar Menghadap BKN, Zudan Minta Pejabat Nonjob Tak Sesuai Mekanisme Dikembalikan

Baca juga: Tunggu Permendagri Baru, Pasangkayu dan Donggala Matangkan Finalisasi Batas Daerah

"Benar, dua hari lalu kejadiannya," kata Irsyad.

Ia menjelaskan, area yang terbakar diperkirakan mencapai luas sekitar 2 hektare. Api diduga mulai muncul sehari sebelum kejadian, namun baru membesar dan menyebar pada keesokan harinya.

Kondisi tersebut membuat warga bersama pemerintah setempat segera melaporkan kejadian itu ke Posko Damkar Kecamatan Karossa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Damkar Posko Karossa langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Setibanya di lokasi, petugas langsung berupaya menjinakkan api yang membakar area lahan kering. Namun, kondisi cuaca panas membuat kobaran api cepat merambat sehingga proses pemadaman sempat mengalami kendala.

Tim Damkar Posko Karossa kemudian berkoordinasi dengan Posko Induk Damkar Mamuju Tengah untuk mendapatkan bantuan unit tambahan.

Setelah berjibaku melakukan pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan.

Hingga kini, personel Damkar masih melakukan pemantauan bersama Polsek Karossa untuk memastikan kondisi di lokasi benar-benar aman.

Irsyad mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian tersebut.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, begitupun material karena lahan kosong bekas persawahan yang ditumbuhi semak belukar," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat musim kemarau dengan kondisi cuaca panas.(*)


Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.