TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR – Menjalani profesi sebagai guru sekaligus memimpin organisasi perempuan bukan perkara mudah.
Namun, keduanya dijalani Arfina dengan komitmen yang sama, yakni mengabdi melalui pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
Perempuan kelahiran Bulubumbung, Desa Balangtanaya, Kecamatan Polongbangkeng Timur, Kabupaten Takalar, 12 April 1991 itu kini dipercaya sebagai Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Takalar.
Selain aktif berorganisasi, Arfina juga berprofesi sebagai tenaga pendidik.
Saat ditemui Tribun-Timur.com di kediamannya di Dusun Maccinibaji, Desa Balangtanaya, Kecamatan Polongbangkeng Timur, Kabupaten Takalar, Sulsel, Rabu (29/7/2026), Arfina menceritakan perjalanan organisasinya sekaligus pandangannya menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.
Wanita bergelar S.Pd.I., Gr itu mengaku telah lama aktif di berbagai organisasi kepemudaan dan keagamaan.
Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam membangun kepemimpinan sekaligus mengabdi kepada masyarakat.
Perjalanan pendidikannya dimulai di SD Inpres Pa'rappunganta 1 pada 1995-2002.
Selanjutnya, ia menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Polongbangkeng Utara dan lulus pada 2005, kemudian melanjutkan ke SMA Negeri 1 Polongbangkeng Utara hingga tamat pada 2008.
Setelah itu, Arfina menyelesaikan pendidikan Strata 1 Program Studi Pendidikan Agama Islam di STAI YAPIS Takalar.
Ia kemudian mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) hingga menyandang gelar Guru Profesional (Gr.), yang menjadi bekal dalam menjalankan profesinya sebagai pendidik.
Di dunia organisasi, Arfina mulai aktif sebagai pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kecamatan Polongbangkeng Utara pada 2009.
Pada periode yang sama, ia juga menjadi kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) serta pengurus Karang Taruna Desa Balangtanaya.
Karier organisasinya terus berkembang. Pada periode 2014-2019, Arfina dipercaya sebagai Wakil Bendahara PC Fatayat NU Kabupaten Takalar.
Ia juga aktif sebagai pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Takalar dan tetap mengabdi di BKPRMI Kecamatan Polongbangkeng Utara.
Memasuki periode 2021-2023, Arfina dipercaya menjabat Sekretaris PC Fatayat NU Takalar.
Pada saat yang sama, ia juga mengemban amanah sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Desa Balangtanaya.
Kepercayaan tersebut berlanjut pada 2024 ketika Arfina terpilih sebagai Ketua PC Fatayat NU Takalar.
Ia juga kembali dipercaya memimpin Tim Penggerak PKK Desa Balangtanaya.
Sebagai Ketua Fatayat NU Takalar, Arfina mengatakan fokus mendorong peningkatan kapasitas perempuan muda, penguatan pendidikan karakter berbasis keagamaan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
"Organisasi perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong perempuan muda agar berdaya dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan," ujarnya.
Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026, Arfina juga menyampaikan pandangannya mengenai dinamika organisasi.
Ia menilai Menteri Agama Nasaruddin Umar merupakan sosok yang baik.
"Kalau sosok Pak Nasaruddin Umar, beliau orang baik," kata Arfina.
Namun, terkait peluang Nasaruddin Umar menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Arfina memilih tidak memberikan penilaian.
"Soal peluang beliau menjadi Ketua Umum PBNU, kami no comment. Kami serahkan sepenuhnya kepada para kiai di Nahdlatul Ulama untuk menentukan pilihan terbaik," ujarnya.
Arfina juga mengatakan keikutsertaan rombongan Fatayat NU Takalar dalam Muktamar masih menyesuaikan kemampuan pendanaan.
"Kalau dana mencukupi, insyaallah kami dan rombongan ikut memeriahkan Muktamar," tuturnya.
Di luar aktivitas organisasi, Arfina tetap menjalankan tugasnya sebagai pendidik. Baginya, pendidikan dan organisasi merupakan dua ruang pengabdian yang saling melengkapi dalam membentuk generasi yang berkarakter, religius, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Profil Singkat
Nama: Arfina, S.Pd.I., Gr.
Tempat/Tanggal Lahir: Bulubumbung, Desa Balangtanaya, Kecamatan Polongbangkeng Timur, Kabupaten Takalar, 12 April 1991
Status: Menikah
Profesi: Tenaga Pendidik
Jabatan Organisasi: Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Takalar
Riwayat Pendidikan
SD Inpres Pa'rappunganta 1 (1995-2002)
SMP Negeri 1 Polongbangkeng Utara (2002-2005)
SMA Negeri 1 Polongbangkeng Utara (2005-2008)
S1 Pendidikan Agama Islam, STAI YAPIS Takalar
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) – Guru Profesional (Gr.)
Riwayat Organisasi
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Takalar (2024-sekarang)
Ketua Tim Penggerak PKK Desa Balangtanaya (2024-sekarang)
Sekretaris PC Fatayat NU Kabupaten Takalar (2021-2023)
Ketua Tim Penggerak PKK Desa Balangtanaya (2021-2023)
Wakil Bendahara PC Fatayat NU Kabupaten Takalar (2014-2019)
Pengurus Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Takalar
Pengurus BKPRMI Kecamatan Polongbangkeng Utara
Pengurus BKPRMI Kecamatan Polongbangkeng Utara (2009-2013)
Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)
Pengurus Karang Taruna Desa Balangtanaya, Kecamatan Polongbangkeng Timur
Keahlian
Kepemimpinan dan organisasi
Manajemen konflik
Administrasi keorganisasian
Penggerak massa
Pengambilan keputusan
Public speaking
Negosiasi
Pemberdayaan perempuan
Mediasi komunitas
Penyusunan materi edukasi keagamaan
Manajemen kelas
Pembinaan akhlak mulia. (*)