Optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Kado Hari Bhakti TNI AU, Jadi Tantangan Baru
Kemal Setia Permana July 29, 2026 12:11 PM

Laporan Wartawan Tribun Jabar Daniel Andreand Damanik

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perayaan Hari Bhakti TNI AU tahun ini berdekatan dengan rencana reaktivasi serta optimalisasi Bandara Husein Sastranegara Bandung.

Danlanud Husein Sastranegara Bandung, Marsma TNI MD Irman Fathurrahman, menilai hal ini sebagai kado Hari Bhakti TNI AU dan juga sebagai tantangan.

"Tentunya dengan dibukanya Bandara Internasional Husein Sastranegara akan meningkatkan kinerja agar semakin baik. Ini juga kado untuk kita semua warga Bandung dan Jawa Barat, tentunya supaya semakin sejahtera dan lebih baik lagi," kata Irman Fathurrahman di Lapangan Apel Depohar 10, Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).

Sebelum acara puncak yang jatuh pada tanggal 29 Juli 2026, sejumlah kegiatan seperti bakti sosial, donor darah, ziarah, mengunjungi para purnawirawan, dan kegiatan lainnya, telah dilakukan. 

Jenderal bintang satu tersebut juga berpesan agar seluruh insan TNI AU bisa meneladani para pahlawan terdahulu yang sudah berkorban.

Baca juga: Prabowo Jadi Inpesktur Upacara Pelantikan 1.204 Praja IPDN Angkatan XXXIII di Jatinangor

Tantangan lain pada momen sakral ini ialah terkait perkembangan zaman, perkembangan sosial media serta aspek global dan Nasional.

Saat upacara,  Inspektur Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) Marsma TNI Roy Rassy Fay Merthinus Bait, S.I.P., menyampaikan pesan dari  Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M. 

"Hari Bakti TNI AU bukan sekadar mengenang sejarah perjuangan para pelopor Angkatan Udara, melainkan momentum untuk mewarisi nilai-nilai keberanian, ketulusan, dan pengorbanan yang menjadi pondasi utama pengabdian setiap prajurit TNI AU. Perwujudannya melalui profesionalisme, integritas, serta kesiapan menghadapi tantangan strategis yang terus berkembang," katanya.

Amanat Kasau juga menekankan pentingnya melanjutkan transformasi TNI Angkatan Udara melalui penguatan kemampuan, organisasi, doktrin, serta kualitas sumber daya manusia. 

Modernisasi alutsista juga dinilai penting dan untuk mewujudkannya harus diimbangi dengan kesiapan operasional, sistem yang andal, serta personel yang mampu menguasai perkembangan teknologi, termasuk menghadapi tantangan pada domain siber, informasi, spektrum elektromagnetik, hingga antariksa.

Kemampuan tersebut juga berguna untuk menjaga kedaulatan wilayah udara yang berkaitan dengan pertahanan negara.

Baca juga: Mariano Peralta Nonton Langsung Laga Persib Kontra DPMM FC, Bagaimana Kans Turun di Semifinal?

Seluruh prajurit dan aparatur sipil negara TNI Angkatan Udara diajak untuk menjadikan penugasan sebagai kehormatan.

"Jika ada perubahan, hal tersebut harus jadi  motivasi untuk terus belajar. Setiap juga harus dijadikan sebagai  sebagai peluang meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara. Melalui tema Bakti TNI AU untuk Indonesia Maju, TNI AU diharapkan bisa memberikan karya terbaik untuk menjadikan Indonesia Maju," katanya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.