Perkuat Pengawasan Sistem Pembayaran Digital, Bank Indonesia Luncurkan Program TRUST Jakarta
Irwan Wahyu Kintoko July 29, 2026 12:19 PM

 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) DKI Jakarta meluncurkan program TRUST Jakarta (Transparency, Surveillance, Risk Management for Secure Transactions) sebagai upaya memperkuat pengawasan terhadap industri sistem pembayaran dan penukaran valuta asing di ibu kota.

Program tersebut diresmikan dalam kegiatan Jakarta Secure Payment System Summit (JSPay Summit).

Program TRUST juga menjadi strategi baru Bank Indonesia untuk meningkatkan pengawasan serta perizinan terhadap Penyedia Jasa Pembayaran (PJP), Penyelenggara Penukaran Uang Kertas Asing Bukan Bank (PUKA BB), dan Badan Berizin UKA (BB UKA) melalui pendekatan adaptif, kolaboratif, dan terintegrasi.

Bank Indonesia mencatat, hingga Juli 2026, KPwBI DKI Jakarta mengawasi 33,83 persen PJP, 30,55 persen penyelenggara PUKA BB, dan 75 persen BB UKA secara nasional.

Baca juga: Kolaborasi Bank Indonesia, Pemprov DKI dan OJK Gelar Jakarta Kreatif Festival 2026

Dari sisi aktivitas usaha, wilayah kerja DKI Jakarta juga menyumbang 39,67 persen aktivitas industri sistem pembayaran nasional.

Besarnya konsentrasi industri tersebut dinilai menjadikan penguatan pengawasan sebagai langkah penting untuk menjaga stabilitas sistem pembayaran sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital.

Deputi Kepala KPwBI Provinsi DKI Jakarta, Reny Julianie, mengatakan, TRUST Jakarta adalah komitmen Bank Indonesia dalam membangun sistem pengawasan yang mampu mengikuti perkembangan industri pembayaran digital.

"Setiap sistem pembayaran yang aman berawal dari kepercayaan," kata Reny di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Baca juga: Sehari Perry Warjiyo Cabut dari Bank Indonesia, Rupiah Anjlok Rp18.083

"Di tengah industri yang terus berkembang, pengawasan yang kuat dibangun melalui kolaborasi yang tangguh dan berkelanjutan, melalui TRUST Jakarta, kami menghadirkan pengawasan yang lebih responsif dan terpercaya bersama seluruh pelaku industri," lanjutnya.

Program TRUST Jakarta dijalankan melalui tiga pilar utama.

Tiga pilar itu yakni Jakarta Secure Payment Summit (JSPay Summit) sebagai forum penguatan kapasitas industri dan dialog kebijakan, Strategic Payment and Resilient Knowledge Forum (SPARK) untuk memperkuat sinergi lintas lembaga, serta Payment System on Your View (POV) yang berfokus pada peningkatan kapasitas industri agar lebih tangguh, patuh, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Baca juga: GoPay Raih Penghargaan Perluasan QRIS Terbaik Bank Indonesia di Digital Jawara Festival 2026

Ketiga pilar tersebut dirancang untuk memperkuat tata kelola, manajemen risiko, ketahanan siber, serta implementasi kebijakan Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU PPT PPPSPM).

Langkah ini sejalan dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030 dan standar internasional Financial Action Task Force (FATF).

Bank Indonesia berharap TRUST Jakarta dapat memperkuat kolaborasi antara regulator, pelaku industri, akademisi, dan pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem sistem pembayaran yang sehat, aman, andal, dan berdaya saing.

Melalui penguatan kapasitas industri dan tata kelola yang lebih baik, BI menargetkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan pembayaran digital sekaligus mendukung percepatan ekonomi digital nasional serta menjaga stabilitas sistem pembayaran Indonesia secara berkelanjutan. (m27)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.