Jakarta (ANTARA) - Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo meminta Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri menyiapkan generasi muda yang mampu menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, dan tantangan digital melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.
Saat mengukuhkan Pengurus Pimpinan Pusat KBPP Polri Masa Bakti 2026–2031 di STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Rabu, Dedi dalam keterangannya, mengatakan organisasi tersebut memiliki posisi strategis dalam membangun karakter generasi muda, memperkuat literasi digital, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong kewirausahaan.
Menurut dia, perkembangan geopolitik, transformasi digital, kemajuan AI, meningkatnya ancaman keamanan siber, dan penyebaran informasi yang tidak benar menuntut hadirnya sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berkarakter kebangsaan.
"Visi KBPP Polri sebagai organisasi yang berintegritas, profesional, modern, dan berlandaskan nilai-nilai Bhayangkara harus diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi anggota, masyarakat, bangsa, dan negara," katanya.
Wakapolri juga mengajak seluruh pengurus menjadikan KBPP Polri sebagai ruang kolaborasi lintas generasi untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan memiliki semangat pengabdian.
Ia menambahkan Indonesia memiliki bonus demografi yang harus dimanfaatkan melalui pembentukan generasi yang berintegritas, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki kepedulian sosial.
Sementara itu, Ketua Umum KBPP Polri AH Bimo Suryono mengatakan organisasi akan memperkuat pendataan anggota dan konsolidasi hingga tingkat daerah agar program berjalan lebih efektif.
Selain itu, KBPP Polri berkomitmen meningkatkan sinergi dengan berbagai satuan kerja Polri dan para pemangku kepentingan untuk memperluas program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas generasi muda.





