TRIBUNSUMSEL.COM - Mengenang sosok Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus anggota Komisi V DPR RI, H.A. Bakri H.M. (58), yang dikabarkan meninggal dunia.
H.A. Bakri mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa (28/7/2026) malam di Rumah Sakit Siloam Lippo Village Karawaci, Tangerang, Banten.
Almarhum H.A. Bakri dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 20.30 WIB setelah berjuang selama kurang lebih satu bulan menjalani perawatan medis.
Baca juga: Terima Permintaan Maaf, PWI Cabut Laporan Dugaan Rendahkan Wartawan oleh Hotman Paris Usai Mediasi
Berdasarkan informasi yang dihimpun, anggota DPR RI ini mengalami pecah pembuluh darah di kepala sesaat setelah mengikuti rapat di gedung parlemen.
Ia sempat dilarikan ke rumah sakit dan menjalani tindakan operasi, sebelum akhirnya kondisinya terus memburuk.
Lahir di Pulau Kijang, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, pada 15 Mei 1968, pria yang akrab disapa Bang Haji ini mengawali perjalanannya dari bawah.
Ia menghabiskan sebagian besar perjalanan hidup, pendidikan, dan kariernya di Provinsi Jambi.
Barkri mengawali pendidikan di SD Negeri 28/V Simbur Naik (1976–1982), lalu melanjutkan ke SMP Negeri 9 Jambi (1982–1985), dan SMA Xaverius I Jambi (1985–1988).
Ia melanjutkan pendidikan tinggi hingga menyandang Sarjana Ekonomi dari STIE Muhammadiyah Jambi pada tahun 2005.
Jiwa wirausahanya sudah terasah sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), mengikuti jejak sang ibu yang merupakan seorang pedagang.
Baca juga: Profil Menkop Ferry Juliantono, Dicecar DPR soal Pengadaan Kipas Angin Kopdes Senilai Rp 1,8 T
Pengalaman berwirausaha yang matang mengantarkan Bakri memegang posisi strategis di berbagai perusahaan di Jambi sepanjang periode 2000–2009, antara lain:
Kiprah dan kontribusi besarnya dalam dunia usaha regional tepercayai lewat amanah kepemimpinan yang ia emban sebagai Ketua Umum Kadin Jambi, Ketua Umum Hipmi Jambi, hingga Ketua Gapensi Jambi.
Di bidang olahraga, ia mendedikasikan waktunya sebagai Ketua Umum PBSI Provinsi Jambi (2005–2015) dan Wakil Ketua KONI Jambi (2004–2008).
Kepedulian sosialnya yang tinggi juga mendorong H Bakri mendirikan Yayasan Al-Arafah di Kota Jambi.
Melalui lembaga ini, ia menyediakan bantuan pendidikan, pembinaan, dan santunan bagi anak-anak kurang mampu.
Berbekal rekam jejak sebagai pengusaha sukses, Bakri kemudian terjun ke dunia politik bersama Partai Amanat Nasional (PAN).
Ia mengawali kariernya sebagai Bendahara DPW PAN Provinsi Jambi hingga dipercaya di tingkat nasional sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PAN untuk wilayah Jambi dan Bengkulu.
Karier legislatifnya mencatatkan rekor cemerlang sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi selama 4 periode berturut-turut di DPR RI:
Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi, Madian Saswadi, mengonfirmasi bahwa jenazah almarhum diterbangkan menuju Jambi pada Rabu (29/7/2026) pagi dari Bandara Soekarno-Hatta.
Setibanya di tanah kelahiran, jenazah terlebih dahulu disalatkan di Masjid Agung Al Falah (Islamic Center Jambi).
Kemudian akan dimakamkan di pemakaman pribadi milik Keluarga Daeng Magguna di Jalan Mekar Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
"Setelah itu akan dimakamkan di pemakaman keluarga... Iya, besok kami dari PAN juga akan berada di lokasi (menyambut dan menghadiri prosesi)," ujar Madian, dilansir dari Tribunnews.com.
Kepergian almarhum meninggalkan rasa kehilangan yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan PAN, tetapi juga rekan sesama wakil rakyat dari lintas partai.
Anggota DPR RI dari PDIP yang juga rekan sesama anggota Komisi V, Edi Purwanto, mengenang almarhum sebagai figur senior yang hangat, santun, dan pengayom.
"Beliau adalah sosok yang baik, rendah hati, bijaksana, dan selalu mampu merangkul semua kalangan. Dalam setiap pergaulan, baik di lingkungan partai maupun di parlemen, beliau dikenal sebagai pribadi yang hangat, santun, dan penuh perhatian terhadap sesama," kenang Edi.
Edi menilai dedikasi serta cara almarhum membangun komunikasi antaranggota parlemen merupakan sebuah keteladanan yang menginspirasi.
"Keteladanan, dedikasi, serta cara beliau membangun hubungan dengan rekan-rekan seperjuangan menjadikan beliau sebagai panutan bagi kami dan seluruh kawan-kawan politisi dalam menjalankan amanah untuk masyarakat, bangsa, dan negara...
Saya atas nama pribadi mengucapkan terima kasih atas segala arahan, bimbingan, dan kebersamaan yang telah diberikan selama ini, baik dalam aktivitas kepartaian maupun sebagai sesama anggota Komisi V DPR RI," lanjutnya.
Edi pun menutup dengan doa untuk almarhum dan keluarga yang ditinggalkan.
"Kepergian beliau meninggalkan duka yang mendalam bagi kami semua. InsyaAllah Abangda husnul khatimah, seluruh amal ibadah dan pengabdiannya diterima oleh Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keikhlasan, kekuatan, dan ketabahan. Aamiin ya Rabbal ’alamin." tandasnya.
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com