TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN- Sebanyak 17 pesepak bola muda asal Kabupaten Nunukan berangkat mengikuti seleksi Elite Pro Academy (EPA) Borneo FC Liga 1 yang akan digelar di Samarinda, Kalimantan Timur.
Rombongan bertolak pada Rabu (29/7/2026) pukul 01.00 Wita menggunakan KM Bukit Siguntang. Mereka dijadwalkan tiba di Balikpapan pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 03.00 Wita, sebelum melanjutkan perjalanan darat selama kurang lebih tiga jam menuju Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Dari total 17 pemain yang mengikuti seleksi, sebanyak 12 pemain berasal dari Nunukan Football Academy dan lima pemain lainnya berasal dari SSB Nunukan Selatan. Mereka akan mengikuti seleksi untuk kelompok usia U-16, U-18, dan U-20.
Pelatih Nunukan Football Academy, Hermansyah Muchlis atau yang akrab disapa Coach Manca, mengatakan keberangkatan para pemain merupakan inisiatif bersama manajemen, pelatih, dan dukungan penuh dari para orang tua.
Baca juga: Tiga Pemain Bola Muda Terbaik di Nunukan Ikut Seleksi EPA PSM Makassar, Bawa Harapan Perbatasan
Menurutnya, banyak pemain muda Nunukan yang memiliki potensi, tetapi belum memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan di level yang lebih tinggi.
"Ini inisiatif dari manajemen, pelatih, dan dukungan orang tua pemain untuk merekomendasikan anak-anak mengikuti seleksi di Borneo FC. Anak-anak muda Nunukan sebenarnya banyak yang berpotensi, hanya
mungkin belum mendapatkan kesempatan. Kami ingin mencarikan wadah agar mereka bisa mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman," kata Coach Manca kepada TribunKaltara.com, Rabu (29/7/2026).
Ia menjelaskan, pemain yang diberangkatkan telah melalui berbagai pertimbangan, mulai dari kemampuan teknik seperti passing, kontrol bola, dribel, pemahaman taktik permainan, hingga mental dan keberanian untuk bersaing.
Coach Manca mengakui waktu persiapan menuju seleksi cukup singkat. Namun, pihaknya berusaha memberikan pembekalan semaksimal mungkin agar para pemain siap menghadapi proses seleksi.
Target utama, kata dia, tentu ada pemain asal Nunukan yang mampu lolos dan bergabung dengan skuad Elite Pro Academy Borneo FC.
"Harapan kami pasti ada yang bisa lolos. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana mereka terus berproses dan berkembang. Dalam sepak bola dibutuhkan konsistensi dan kerja keras. Setiap pemain harus menghargai proses," ujarnya.
Melihat semangat para pemain, Coach Manca optimistis anak-anak Nunukan memiliki potensi besar untuk bersaing.
Baca juga: Nur Rahmatullah Asal Nunukan Lolos ke Final EPA PSM Makassar U-16, Jadi Pesepak Bola Profesional
"Saya melihat semangat dan antusias mereka sangat luar biasa. Potensi anak-anak Nunukan sebenarnya bagus-bagus, tinggal bagaimana mereka terus mengasah kemampuan yang dimiliki," ucapnya.
Ia pun berpesan agar seluruh pemain memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.
"Kesempatan itu tidak datang dua kali dengan situasi yang sama. Manfaatkan sebaik mungkin. Jaga nama baik diri sendiri, orang tua, dan Kabupaten Nunukan. Jangan mudah menyerah, tetap semangat mengejar cita-cita, karena mimpi besar harus dibarengi dengan pengorbanan yang besar," pesannya.
Selama berada di Kalimantan Timur, seluruh pemain akan tinggal bersama di kediaman Coach Manca di Tenggarong. Seluruh pemain akan tinggal bersama demi memudahkan persiapan menuju lokasi seleksi yang berjarak sekitar 30 hingga 40 menit dari tempat tinggal.
Coach Manca mengatakan, keberangkatan ini tidak lepas dari semangat kebersamaan berbagai pihak yang ingin memberikan kesempatan kepada pemain muda Nunukan untuk berkembang.
Selain dukungan dari manajemen, pelatih, dan orang tua pemain, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Askab PSSI Nunukan dan KONI Nunukan yang selama ini terus mendukung kegiatan positif dalam pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten Nunukan.
Keberangkatan 17 pemain ini diharapkan menjadi awal lahirnya talenta-talenta terbaik dari Kabupaten Nunukan yang mampu menembus sepak bola profesional Indonesia melalui Elite Pro Academy Borneo FC.
(*)
Penulis: Fatimah Majid