SRIPOKU.COM, LAHAT – Aksi pencurian rel kereta api milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) berhasil digagalkan jajaran Satreskrim Polres Lahat.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan satu orang terduga pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan pemberatan.
Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan polisi Nomor LP/B/357/VII/2026/SPKT/Polres Lahat/Polda Sumsel tertanggal 28 Juli 2026.
Setelah menerima laporan, Satreskrim Polres Lahat langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan seorang terduga pelaku.
Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto, S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Ridho Pradani mengatakan, aksi pencurian tersebut terjadi pada Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 03.00 WIB di Desa Muara Maung, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat.
Menurutnya, aksi tersebut pertama kali diketahui oleh petugas Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) yang sedang melakukan patroli rutin di sekitar jalur rel kereta api.
"Saat patroli, petugas mendapati sekitar lima orang diduga sedang memotong rel kereta api menggunakan gergaji besi. Mengetahui keberadaan petugas, para pelaku langsung berusaha melarikan diri," ujar AKP Ridho, kepada Sripoku.com Rabu (29/7/2026).
Dari kejadian tersebut, petugas berhasil mengamankan satu orang pelaku berinisial JP.
Sementara beberapa pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran serta penyelidikan lebih lanjut.
Setelah diamankan, terduga pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Lahat untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa lima batang besi rel kereta api yang diduga hendak dibawa oleh para pelaku.
Akibat aksi tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp5,8 juta.
"Saat ini penyidik Satreskrim Polres Lahat telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian, termasuk membuat laporan polisi serta memeriksa pelapor dan saksi-saksi," jelasnya.
AKP Ridho mengimbau masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga aset vital negara, termasuk fasilitas perkeretaapian.
Ia meminta warga segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan maupun membahayakan perjalanan kereta api.
"Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Lahat," pungkasnya.